Berita Kabupaten Mangarai Barat

Wabup Mabar Pesan Biji Kelor Dari Maumere Untuk Pengembangan

Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat (Mabar) Maria Geong, memesan biji kelor dari Maumere Kabupaten Sikka untuk pengembangan.

Wabup Mabar Pesan Biji Kelor Dari Maumere Untuk Pengembangan
POS KUPANG/MAKSI MARHO
Maria Geong 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat (Mabar) Maria Geong, memesan biji kelor dari Maumere Kabupaten Sikka untuk pengembangan.

Baca: Gubernur dan Ketua DPRD NTT Jadi Warga Kehormatan KKSS

Baca: Rumitnya Pengurusan Dokumen Persoalan Utama TKI Jadi Ilegal

Maria menuturkan, selain untuk ditanam sendiri, biji kelor itu nantinya untuk dibagi-bagikan kepada para petani yang berminat untuk tanam.

Baca: Pemkab Mabar Masih Tunggu Pergub Moratorium Tenaga Kerja

Baca: Tema Seminar Internasional Pertama Poltekkes Kemenkes Kupang Dinilai Sangat Menarik

Informasi yang dia peroleh, biji kelor di Maumere cukup banyak.

"Saya sendiri sudah mulai tanam Kelor sejak saya datang ke Labuan Bajo ini. Dulu waktu di Kupang juga saya tanam. Kebiasaan mengkonsumsi kelor sudah saya jalani sejak lama, mulai sekitar tahun 1985. Sampai sekarang saya rutin konsumsi kelor," kata Maria saat ditemui wartawan, Jumat (16/11/2018).

Baca: Anda Ingin Melakukan Perjalanan ke Sabu?

Baca: Pemkab Kupang Tunggu Kebijakan Nasional Soal Hasil CPNS

Baca: Diisukan Dekat dengan Reino Barack, Syahrini Bilang Begini

Selama ini kata dia, dirinya sudah membagikan biji dan stek batang kelor kepada beberapa petani di Rego, Pateng dan beberapa tempat lainnya.

Menurut petani kata dia, kelor yang ditanam biji lebih bagus sedangkan yang tanam stek mati.

Baca: Cinta Laura Sering Marah? Sosok Ini Beberkan Kisahnya yang Kerap Jadi Objek Kemarahan Sang Putri

Baca: Nikah dengan Pria Asal Korea Selatan, Wanita Minang Masih Sering Dibully . Begini Alasannya

Baca: Nikita Mirzani: Wah Dari Siapa Nih? Saat Dapat Kiriman Ini

Dia juga menuturkan bahwa sudah ada salah satu warga di Labuan Bajo yang proses daun kelor menjadi kapsul dan dikirim ke Jakarta dengan harga yang cukup mahal.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved