Berita Kabupaten Kupang

Kabupaten Kupang Dapat 1.625 Unit Rumah BSPS 2019

Rumah BSPS ini akan diterima warga yang tersebar di 65 desa/kelurahan pada 15 kecamatan dan awal 2019 sudah bisa dikerjakan.

Kabupaten Kupang Dapat 1.625 Unit Rumah BSPS 2019
ISTIMEWA
Plt Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS- KUPANG.COM I OELAMASI---Pemerintah dan warga Kabupaten Kupang patut berbangga karena pada tahun 2019 mendapatkan bantuan 1.625 unit rumah pelaksanaan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) T-1 tahun 2019.

Rumah BSPS ini akan diterima warga yang tersebar di 65 desa/kelurahan pada 15 kecamatan dan awal 2019 sudah bisa dikerjakan.

Baca: Ketua DPRD Minta Rakyat Hentikan Perbedaan Dan Ajak Dukung Bupati Dan Wabub ST

Baca: Sebelum Akhir November, Pejabat Kades Nebe dan Kringa Dibawah ke PN Tipikor

Baca: Jenazah MR. X Akhirnya Teridentifikasi

Baca: Ternyata Mantan Pejabat Desa Kringa dan dan Nebe Gelapkan ADD Rp 430 Juta

Baca: Retribusi Penjual Rombengan Naik Rp 50 Ribu, Pencurian Lancar

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo ketika membuka kegiatan rapat koordinasi sosialisasi pelaksanaan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) T-1 tahun 2019 di Oelamasi, Rabu (14/11/2018) mengatakan, atas nama warga dan pemerintah Kabupaten Kupang mengapresiasi positif program ini.

Dihadapan para kepala desa, camat,  fasilitator, asisten fasilitator, Joni melanjutkan, kegiatan rakor ini sudah dilakukan dalam  beberapa tahun lalu. 

Program pemerintah pusat ini sangat baik apalagi dalam  kunjungan kerja perdana  Gubernur NTT, Viktor Laiskodat ditekankan soal penyediaan rumah. Diharapkan beberapa tahun ke depan warga sudah hidup di rumah layak huni.

Baca: Ini Pesan Kajati NTT Saat Berkunjung ke SMA Katolik Regina Pacis Bajawa

Baca: Bupati Sumba Tengah Ajak Rakyat Masuk Kebun

"Saya minta camat dan kepala desa harus lihat persyaratan dan selektif siapa yang layak terima.
kedepan kabupaten juga alokasikan anggaran.Tim akan lakukan survei lokasi untuk menentukan keluarga yang berhak. Kita masih banyak yang belum memiliki rumah layak huni. Sehingga masih butuh bantuan dari pemerintah pusat. Pemda juga akan programkan bedah rumah yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat," katanya.

Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Kupang, Charles Banamtuan melalui Sekertaris, Ronny Prasojo mengatakan, pembangunan rumah ini dilakukan pada awal tahun 2019. Bantuan rumah dalam bentuk stimulan atau rangsangan ini dengan alokasi anggaran Rp  17,5 juta/unit dimana Rp  15 juta untuk pengadaan bahan bangunan dan Rp, 2,5 juta untuk biaya tukang. Setiap desa/kelurahan mendapatkan jatah 25 unit rumah.(*)

 

 
 

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved