Berita Kabupaten Sikka

Sebelum Akhir November, Pejabat Kades Nebe dan Kringa Dibawah ke PN Tipikor

Waktunya memang bergeser beberapa hari dari rencana, karena berbagai kesibukan.

Sebelum Akhir November, Pejabat Kades Nebe dan  Kringa  Dibawah  ke  PN  Tipikor
pos kupang.com, eugenius moa
Kajari Sikka, Azman Tanjung,S.H 

Laporan  Reporter POS KUPANG.COM, Euginius Mo’a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Kepala  Kejaksaan Negri  Maumere, Azman  Tanjung, S.H,  mengakui penyidikan   dugaan korupsi  penyelewengan Alokasi  Dana  Desa  (ADD)  Desa  Kringa dan Desa Nebe  di Kecamatan Talibura, Kabupaten  Sikka, Pulau  Flores, Propinsi mengalami kemajuan  signifikan.

 “Waktunya  memang bergeser beberapa hari  dari  rencana, karena  berbagai kesibukan.  Namun penyidik tetap fokus, perkara ini harus mulai disidangkan di  PN  Tipikor Kupang  sebelum akhir  tahun  2018,” kata  Azman, Kamis  (15/11/2018)  di Maumere. 

Baca: Ternyata Mantan Pejabat Desa Kringa dan dan Nebe Gelapkan ADD Rp 430 Juta

Baca: Gabriel Gago Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Waingapu Kembali Menyisiri Pantai Londalima-Maudolung

Baca: Pencuri Bongkar Peti Pakaian Rombengan Di Pasar Alok

Baca: Pembangunan Kantor Dinkes TTU Kembali Dilanjutkan

 Sedangkan  dugaan  penyalahgunaan  jabatan yang menyebabkan  kerugian  ADD di delapan  desa yang dilakukan  oknum pejabat di  Dinas  Pemerintahan Desa  (PMD) Sikka,  ditargetkan rampung selama  bulan Desember.

“Nanti persidangannya di awal  tahun  tak masalah. Yang penting semuanya sudah beres,” ujar  Azman.

 Dugaan  penyelewenangan ADD  di  Desa  Kringan  dan Nebe   di Kecamatan  Talibura  diduga  dilakukan aparatur sipil  negara ketika  menjabat pejabat  kepala  desa semasa   2016-2017.   Besaran  ADD   disalahgunakan   oleh nilai  Rp  430  juta.  Jumlah   kerugian ini merupakan  terbesar dalam penyidikan  selama  2018

 “Seluruh saksi dari  pemerintah  desa, saksi ahli, saksi  Inspektorat Sikka  sudah diperiksa. Kami akan jadwal periksa  oknum ASN,” ujar  Azman, Kamis (15/11/2018) di Maumere.

Ia mengatakan saat ini  tim penyidik  Seksi  Pidana Khusus  mengajukan  izin kepada Pengadilan Negeri Maumere  untuk penyitaan  barang bukti. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved