Berita Kabupaten Belu Terkini

Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY Beri Bantuan Material untuk Kapela

Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/PSY memberikan bantuan material untuk Kapela Hati Suci Maria

Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY Beri Bantuan Material untuk Kapela
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY memberikan bantuan material untuk Kapela Hati Suci Maria Weliurai, Paroki St. Yohanes Pemandi Haliwen, Kabupaten Belu, Kamis (1/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/PSY memberikan bantuan material untuk Kapela Hati Suci Maria yang berada di Dusun Weliurai, Paroki St. Yohanes Pemandi Haliwen, Kabupaten Belu, Provinsi NTT.

Bantuan ini diberikan oleh anggota Satgas Yonif 743/PSY dari Markas Kamando (Mako) Satgas yang berada di Desa Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu kepada pengurus gereja, Kamis (1/11/2018).

Bantuan material yang diberikan adalah besi beton ukuran 8 mm dan 10 mm masing-masing 10 batang. Kemudian, semen sebanyak empat sak, kawat sebanyak tiga ikat dan pasir satu reit (3 kubik).

Baca: Diberi Kuota 1.000 Ekor Kerbau, Manggarai Barat Belum Kirim 249 Ekor

Bantuan material ini dibawa ke kapela Hati Suci Maria oleh Serka Felisiano, Bintara Pelatih Satgas Yonif 743/PSY bersama dengan anggota lainnya.

Serka Felisiano menuturkan, sebagai anggota TNI mereka merasa terpanggil untuk membantu pembangunan Kapela yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.

Baca: Uskup Larantuka: Masyarakat Harus Lebih Diuntungkan dari Kehadiran Rumah VCO di Waiwadan

"Saya bersama anggota yang lain bersepakat untuk mengumpulkan material yang dibutuhkan. Semoga material yang kami berikan ini bisa mempercepat pembangunan Kapela Hati Suci Maria," kata Felisiano.

Pengawas pembangunan Kapela, Castro saat menerima bantuan tersebut mengatakan, pengurus dan umat sekalian menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Sektor Timur yang telah memberikan bantuan material. Material yang diberikan itu sangat membantu percepatan pembangunan kapela tersebut.

Menurut Castro, kapela tersebut dibangun dengan ukuran 14 m x 8 m. Pembangunan sudah berjalan selam dua bulan dan sekarang dalam proses pembuatan slof cor beton namun karena keterbatasan bahan, proses pengerjaan dihentikan sementara.

Untuk sementara pekerjaan berhenti karena kekurangan bahan. Semoga dengan bantuan ini pembangunan Kapela bisa berjalan lagi sesuai dengan yang diharapakan," kata Castro. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved