Berita Kampus
Mengenal Sistem Pertanian Lahan Kering di NTT Ala Mahasiswa FKH Undana Kupang
"Saya sangat antusias, karena daerah NTT merupakan daerah lahan kering. Seminar ini membuat saya paham cara adaptasi hewan.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Apolonia Matilde
"Civitas akademika FKH Undana turut bertanggung jawab menjaga kondisi alam dan konservasi menjaga satwa liar.
Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa paham dengan sistem konservasi dan taat terhadap aturan hukum yang ada. Sehingga, bisa melanjutkan informasi ini kepada masyarakat," jelasnya.
Baca: Festival Maumere Jazz Fiesta Gelar Promo di CFD
Terkait peternakan, kata drh. Tri Utami, saat ini produktivitas peternakan di NTT mengalami penurunan, karena banyak tantangan, seperti pengalihan lahan produktif pertanian dan peternakan warga pada lahan pemukiman serta pembangunan infrastruktur.
"Propinsi NTT sebagai daerah kepulauan, memiliki lahan kering dan iklim tropis yang dapat dimaksimalkan untuk potensi peternakan. Dari kegiatan ini diharapkan memberikan dampak konkrit pada peserta dan khalayak umum bahwa kita semua harus berperan dalam upaya konservasi satwa liar dan turut andil dalam budidaya ternak di daerah yang semi arit ini," harapnya. (*)