Berita Ekonomi Bisnis

Ini Harapan Terhadap Pemda Kupang, Jaringan Listrik Sudah Ada Tapi Warga Oepoli Tidak Mampu

Jaringan di Oepoli sudah ada tapi masyarakat tidak mampu membayar biaya pemasangan baru. Pemda Kupang diminta untuk meringankan biaya

Penulis: Hermina Pello | Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
SERAHKAN-Manajer Jaringan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang PT PLN (persero) Unit Induk Wilayah NTT, I Made Ray menyerahkan cinderamata kepada petugas PLN di sub rayon oepoli, Sabtu (6/10/2018) saat press tour PLN Wilayah NTT 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Hermina Pello

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Salah satu tokoh masyarakat di Amfoang, Tom Kameo, yang ditemui di Oepoli mengatakan, PLN sudah hadir di Oepoli, tapi masih banyak masyarakat yang tidak ada listrik.

Karena itu, Tom minta agar PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam penyambungan listrik.

Baca: Ini Tekad PLN Wilayah NTT Untuk Semua Desa Bisa Nikmati Listrik

Baca: Pasca Gempa di Donggala! Enam Jenazah Ditemukan di Longsoran

"Kami senang karena PLN sudah ada di sini tapi kalau bisa ada bantuan dari pemda untuk masyarakat yang tidak mampu untuk pasang listrik," ujarnya.

RAWAT MESIN-Petugas PLN di sub rayon Oepoli sementara merawat mesin pembangkit listrik. Gambar diambil Sabtu (6/10/2018)
RAWAT MESIN-Petugas PLN di sub rayon Oepoli sementara merawat mesin pembangkit listrik. Gambar diambil Sabtu (6/10/2018) (POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO)

Tom mengatakan, masyarakat di Oepoli sebagian besar adalah petani dengan hasil pertanian yang tidak bisa mengimbangi kebutuhan sehingga sulit untuk membayar biaya pemasangan baru.

"Masyarakat tidak minta gratis, tapi ada bantuan dari pemerintah daerah untuk biaya pemasangan listrik yang murah," katanya.

Tom juga meminta agar listrik menyalan 24 jam sehingga membantu masyarakat dalam berbagai hal.

"Kami usul agar listrik di sini bisa nyala 24 jam. Beberapa waktu lalu kami sangat senang listrik sempat beroperasi 24 jam karena koneksi dengan PLTS, tapi hanya satu bulan dua minggu saja," ujar Tom. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved