Tsunami Palu

Pengakuan Pilot: Kayak Diingetin Harus Buru-buru Terbang, Sesaat Takeoff Sebelum Tower ACT Roboh

Momen dramatis dialami oleh Capt. Ricosetta Mafella, pilot penerbangan Batik Air penerbangan ID6231.

Editor: Rosalina Woso
plus google.com
Ilustrasi 

Ia pun mengaku sempat merekam video pendek gelombang tersebut. Namun masih belum sadar apa yang terjadi. Baca

"Tahu ada gempa setelah ada info di radio," tulis Capt. Fella.

Akhirnya, semua kru penerbangan diberi tahu kalau mereka adalah pesawat terakhir yang terbang dari Palu, persis saat gempa terjadi.

Penelusuran KompasTekno dari situs Flightradar24, penerbangan Batik Air ID6231 pada 28 September, tinggal landas dan tertangkap radar pada pukul 18.17 WITA. Sementara gempa bumi yang terjadi di Donggala, Palu dan sekitarnya, tercatat oleh BMKG pada pukul 18.02 WITA.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Pilot Batik Air yang Takeoff Saat Gempa Palu, Sebelum Tower Roboh", https://tekno.kompas.com/read/2018/09/29/11185367/cerita-pilot-batik-air-yang-takeoff-saat-gempa-palu-sebelum-tower-roboh.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Takeoff Sesaat Sebelum Tower ACT Roboh, Pengakuan Pilot: Kayak Diingetin Harus Buru-buru Terbang, http://www.tribunnews.com/regional/2018/09/29/takeoff-sesaat-sebelum-tower-act-roboh-pengakuan-pilot-kayak-diingetin-harus-buru-buru-terbang?page=all.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved