Berita Regional

Sanksi Bagi Napi Yang Masukkan Barang Elektronik Paska OTT KPK di Lapas Sukamiskin

Apakah sanksi bagi napi yang masukkan barang elektrobik di sel paska OTT KPK di Lapas Sukamiskin?

Sanksi Bagi Napi Yang Masukkan Barang Elektronik Paska OTT KPK di Lapas Sukamiskin
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami (tengah) bersama jajarannya menunjukan barang-barang sitaan hasil sidak di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/7/2018). 

Semua larangan-larangan itu berdasarkan Pasal 3 ayat 3 Permenkum HAM tentang Tatib Lapas dan Rutan, bisa dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat.

Sanksinya, seperti tertuang dalam Pasal 15 ayat dua berupa pengasingan untuk jangka waktu paling lama enam hari dan bisa diperpanjang dua hari hingga pengurangan remisi, cuti, kunjungan keluarga, cuti bersyarat, asimilasi hingga pengurangan bebas bersyarat.

"Sanksinya harus dijalankan, justru aturan itu kekuatannya pada sanksi sehingga ada efek jera sehingga wibawa Kemenkum HAM sebagai lembaga negara selaku pembuat aturan tidak turun drastis dengan adanya kasus ini," ujar Yesmil.

‎Seiring perkembangan zaman, barang elektronik jadi kebutuhan sehari-hari. Ia mentolelir jika barang elektronik tersebut berada di dalam lapas dan dinikmati oleh para terpidana.

"Asal barang elektronik yang bisa diawasi dan punya fungsi informasi ya sah-sah saja, selama tidak di kamar tahanan," ujar Yesmil. (*)

Baca: 11 Bahaya Mengkonsumsi Kerupuk, Dari Kanker Sampai Gagal Ginjal, Antisipasi Dengan Tips Ini

Baca: Andrea Dovizioso, Pebalap Ducati, Yakin Juarai MotoGP 2018, Ini Alasannya

* Larangan bagi napi di Lapas

Sesuai Permenkum HAM Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan yang diubah dalam Permenkum HAM Nomor 29 Tahun 2017 ‎Tentang Perubahan Permenkum HAM Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan mengatur sejumlah larangan:

1. Larangan terpidana melengkapi kamar hunian dengan alat pendingin, kipas angin, televisi dan alat elektronik lainnya.

2. Terpidana dilarang membawa, memiliki, menggunakan alat elektronik seperti laptop, komputer, kamera, alat perekam, telpon genggam, pager dan sejenisnya. Di huruf k, terpidana ‎dilarang melakukan pemasangan instalasi listrik di dalam kamar hunian.

Baca: Dulunya Penari Latar Penyanyi KPop Lain Kini Jadi Member Boyband Korea Terkenal, Siapa Mereka?

* Sanksi-Sanksi bagi pelanggar tatib lapas dan rutan Pasal 5 Permenkum HAM tentang Tatib Lapas dan Rutan:

1. pengasingan maksimal 6 hari bisa diperpanjang 2 hari

2. Pengurangan remisi, cuti, kunjungan keluarga, cuti bersyarat, asimilasi, pengurangan bebas bersyarat

Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved