Catatan Sepakbola

Panggung Para Pemain Muda

Argentina menyerah 3-4 melawan juara dunia 1998 Prancis di babak 16 besar. Gol Sergio Aguero sudah terlalu larut malam ketika

Panggung Para Pemain Muda
(AFP/Martin Bernetti)
Pemain depan Inggris, Harry Kane, meluapkan kegembiraannya setelah mencetak gol dari titik penalti pada pertandingan Piala Dunia G Piala Dunia 2018, antara Inggris dan Panama di Nizhny Novgorod Stadium, di Nizhny Novgorod (24 Juni 2018). 

Catatan Sepakbola Dion DB Putra

POS-KUPANG.COM - Lionel Messi pulang pada malam Minggu tanpa bintang 30 Juni 2018. Tiga jam berselang koleganya Cristiano Ronaldo pun berkemas kembali ke tanah kelahirannya.

Bukan karena solider atau setia kawan. Dua bintang La Liga Spanyol dengan penggemar hampir sama banyaknya sejagat itu kembali ke kampung karena kalah.

Kapten timnas Argentina Lionel Messi gagal memimpin rekan-rekannya untuk melanjutkan ziarah bola mereka di Rusia 2018. Tim Tango meski menari lebih impresif dan menghibur dibandingkan fase grup, tapi tidak cukup gol untuk bertahan di Piala Dunia 2018.

Argentina menyerah 3-4 melawan juara dunia 1998 Prancis di babak 16 besar. Gol Sergio Aguero sudah terlalu larut malam ketika oksigen waktu sudah menipis. Usai sudah perjuangan Messi dkk. Runner-up World Cup 2014 tersebut harus tinggalkan Moskwa sebelum 15 Juli 2018.

Banyak orang menduga mungkin Portugal yang dimotori Cristiano Ronaldo akan tetap bersinar. Ternyata CR7 senasib sepenanggungan dengan Messi. Portugal setali tiga uang mengikuti jejak Argentina setelah menyerah 1-2 atas Uruguay. Kursi delapan besar pun milik Prancis vs Uruguay.

Tentu ini bukan sekadar soal nasib baik dan buruk sehingga kiprah Messi dan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2018 berakhir. Dengan jiwa besar mesti diakui bahwa Prancis dan Uruguay lebih rapi, lebih rancak, solid dan efektif bekerja memenangi pertempuran.

Puncak penampilan Messi sesungguhnya pada Piala Dunia di Brasil empat tahun silam. Jika takdir memihaknya seharusnya saat itu Argentina meraih juara dunia. Sayang Tim Tango kurang fokus di laga puncak melawan Jerman.

Setelah gagal 2014, Messi sempat menyatakan pensiun dari timnas. Keputusan yang dia ralat lagi beberapa bulan kemudian. Dia kembali memakai jersey kebanggaan Argentina namun tetap saja tim ini ngos-ngosan untuk sekadar lolos ke Rusia 2018. Jadi kegagalan di Rusia sebenarnya tidak mengejutkan.

Grafik Portugal 2018 pun menurun tajam. Setelah merebut trofi Piala Eropa 2016 dengan menekuk Prancis di final, Cristiano Ronaldo dkk tidak cepat melakukan konsolidasi untuk menaikkan level permainan menuju kelas dunia.

Halaman
1234
Penulis: dion_db_putra
Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved