Kampung Piala Dunia Penfui Kian Ramai

Sejak pembukaan Piala Dunia, 14 Mei 2018 kampung piala dunia Penfui kian ramai didatangi pengunjung.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Yongki Nggili 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sejak pembukaan Piala Dunia, 14 Mei 2018 kampung piala dunia Penfui kian ramai didatangi pengunjung.

Tidak hanya warga setempat, RT 23/RW 11, ada wajah-wajah baru yang turut larut dalam keseruan nonton bareng piala dunia di kampung piala dunia Penfui.

Demikian disampaikan Yongki Nggili, inisiator kampung piala dunia Penfui di sela-sela kesibukannya bersama panitia penyelenggara kampung piala dunia Penfui, Selasa, (19/6/18).

Baca: KPU dan KPK Wajib Menjamin Penggunaan Hak Pilih Marianus Sae

Menurutnya Rusia dan Arab Saudi yang bertemu di laga perdana piala dunia 2018, bukan tim-tim yang dijagokan meraih juara.

Namun, laga perdana ini disaksikan ratusan penonton di kampung piala dunia. Bahkan sebagian besar penonton bukan pendukung dari kedua tim tersebut.

Yongki Nggili, menceritakan antusias warga sejak pembukaan piala dunia memang luar biasa. Ia dan teman-teman karang taruna RT 23, selaku panitia sampai kewalahan merima tamu yang hadir. "Penonton benar-benar membludak. Jauh dari perkiraan kami," ungkap Yongki.

Penonton yang hadir, lanjut Yongki, kebanyakan datang satu keluarga.

Demi menjaga ketertiban, panitia bekerjasama dengan RT setempat. "Kami kerjasama dengan RT supaya aktivitas di kampung piala dunia ini bisa terorganisir dengan baik. Sejauh ini berjalan baik. Tamu yang datang kami arahkan ke tempat duduk, bagi yang membawa kendaraan kami sudah sediakan tempat parkir dan ada penjaganya," jelas Yongki.

Menurutnya nuansa ceria dan unik kampung piala dunia menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi warga. Yongki dan kawan-kawan juga mendirikan kafe mini, menjual makanan dan minuman ringan.

Demi mengantisipasi apabila ada penonton yang membutuhkan makanan atau minuman. Istimewanya, penonton akan didatangi oleh pelayan menawarkan aneka makanan dan minuman.

Aloysius Beribe selaku ketua RT 23 mengapresiasi kreativitas muda-mudi karang taruna setempat. "Mereka luar biasa kreatif. Ini sekaligus menjadi kesempatan belajar bagi mereka, bagaimana membangun komunikasi dan kerjasama," ungkapnya.

Ia sendiri tidak menyangka, memasuki hari ke 5 gelaran piala dunia 2018 ini pengunjung kampung piala dunia Penfui kian ramai didatangi pengunjung.

"Ini luar biasa. Padahal mereka bisa nonton di rumah masing-masing, tapi begitulah kebersamaan memang lebih menyenangkan. ungkapnya.

Saat ditanya soal tim jagoannya di piala dunia 2018 ini, beliau enggan memberi jawaban. "Haha, saya mana-mana saja, intinya saya saat menonton, pasti akan memilih tim yang berbeda dari kebanyakan penonton yang hadir," ungkapnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved