Bule Perancis Diperkosa, Netizen Ungkap Fakta Lain Hingga Sebut Hukuman Aneh Bagi Pelaku

Netizen juga mengungkap fakta-fakta lain dalam grup facebook Sahabat PKB Mangarai Barat.

Bule Perancis Diperkosa, Netizen Ungkap Fakta Lain Hingga Sebut Hukuman Aneh Bagi Pelaku
Pos Kupang/Ant
Ilustrasi (inserbia.info)

Tini Oten: Bnyak faktor yg harus kita lihat dulu... Jangan sampai org sebar berita bohong,,hanya untuk menghancurkan pariwisata di mabar..

Brisco Pahun: aduh ibu..kita tinggalnya di bajo bu..trus liat sumber beritanya dong..masa sekelas Pos Kupang muat berita bohong ?

Tini Oten: Kita bukan tidak memeprcayai berita yg ada kk.... Orang sekarang itu pintar sekali untuk mengelabuhi.... Pandai2 lah kita dalam menyikapi suatu hal.... Dan walaupun hal itu terjadi seperti kabar2 ini tanyakan dulu kronologinya... Jangan sampai menyudutkan seseorang saja... Atau gimana??

Baca: VIDEO: Lakukan Hal Ini Saat Hadapi Penyerang Berpisau, Cara Nggak Ketebak

Baca: Heboh, Payudara Pria Ini Tumbuh, Dokter Lakukan Pengawas Intens

Tini Oten: Kami tunggu kabar yg lebih jelas dari itee saja.... Harapan dari kami juga ite menjadi org yg kami percaya untuk menyebarkan berita.

Brisco Pahun: Kita juga sebelum komentar pastinya sdh tau berita ini...apalagi di daerah tempat tinggal kita kan ? seberapa luas si labuan bajo..kejadian ini memang benar adanya..wartawan pun sebelum memuat berita pastinya terlebih dahulu menanyakan ke beberapa sumber yg lebih detail taunya..contohnya Polres Mabar..apalagi yg memuat sekelas Pos Kupang..

Sirilus LADUR: bule juga ko bisa mau jalan berduaan di tengah hutan

Brisco Pahun: ini pasti di pengaruhi oleh faktor biaya kk..pasti bulenya mau ke sana tapi dgn biaya yg murah..sehingga pakai motor menuju ke cunca..tapi kurang berpikir akan dampak yg akan dia hadapi..karna setan ada di mana2...heheheeww

Troy Kato: hehehe

ada niat karena ada kesempatan kesa

Carles Deon: Sangat memalukan!!!

Sirilus LADUR: kejadian ini sangat memalukan om Carles

Troy Kato: ini harus ada perbubnya om Carles

Roberto Bajo: Pelaku bukan org manggarai

Roberto Bajo: Pelaku sedang di cari.

Sirilus LADUR: semoga dia bisa bertanggung jawab kk...

harus jadi suami istri saja

berani buat begitu berani bertanggungjawab

Baca: Joki Kuda Mencium Tangan Meghan Markle, Pangeran Harry Langsung Lakukan Hal Ini

Baca: Sekjen PBB Sesalkan AS yang Keluar dari Dewan HAM

Lucky Herbert: Daratan Flores khususnya menjadi magnet destinasi wisata yg terbaik tuk sekarang ini,dgn adanya kejadian ini tentunya menjadi keresahan bagi kita semua...bila persoalan ini gak kunjung terungkap oleh aparat penegak hukum...bukan tdk mungkin akan ada lagi persoalan yg sama ataupun yg lainya dikemudian hari nantinya...jgn mencoreng keindahan yg kita miliki sekarang ini!entah pelakunya org pribumi atau dr mana saja asalnya..harapanya cpt ketangkap dan terungkap kasus ini dan hukum pelakunya sesuai aturan hukum yg berlaku...

CPD HPI Bersikap

Menyikapi hal ini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menegaskan bahwa pelaku bukanlah pemandu wisata atau tour guide di bawah naungan DPC HPI di wilayah itu.

"Pelaku atau oknum yang diberitakan tersebut bukan tour guide di bawah naungan DPC HPI Kabupaten Mabar," demikian bunyi poin dua dalam pernyataan sikap dari DPC HPI Kabupaten Mabar.

Pernyataan sikap itu diterima POS-KUPANG.COM pada Hari Rabu (20/6/2018).
DPC HPI Mabar juga mengutuk keras tindakan pelaku pemerkosaan terhadap wisatawan asal Perancis itu.

Baca: Deretan Kode Rahasia Untuk Dapatkan Kuota Murah Telkomsel, Mulai 10 Ribuan untuk 1 Gb

Baca: Antrean Panjang Kendaraan di Jalan Timor Raya Kabupaten Kupang, Ada Apa?

"Kami dari Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia, Kabupaten Manggarai Barat (DPC HPI Mabar) Provinsi NTT, memandang perlu untuk menyampaikan pernyataan sikap sekaligus mengklarifikasi serta memberi dukungan kepada aparat keamanan dan Pemda Mabar," bunyi salah satu bagian dalam pernyataan sikap tersebut. (*)

poskupangonline
instagram.com/poskupangonline
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved