Pria Rusia Telanjang Lukai Fans Argentina Usai Loncat Dari Gedung Bertingkat
Saksi mata menuturkan, mereka tengah pulang ke penginapan ketika pria Rusia telanjang itu jatuh dan menerpa mereka bertiga.
Dokter Loncat Dari Tunjungan Plaza
Di Indonesia, seorang dokter yang tewas setelah meloncat dari lantai 8 Tunjungan Plaza (TP) 6 Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/4/2018), diduga mengalami depresi.
Michael Mulyono (29) adalah seorang dokter umum alumnus Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga Surabaya.
Dia buka praktik di sebuah klinik di daerah Tandes.
Tim penyidik Polsek Tegalsari Surabaya menduga, dokter Michael mengakhiri hidupnya lantaran mengalami tekanan psikis.
Menurut Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo, saksi-saksi yang dimintai keterangan menyebutkan bahwa korban sedang memiliki tekanan psikis yang luar biasa.
Baca: Tim Diknas Manggarai Bertemu Warga Ranaka. Ini Yang Dilakukan Tim
Baca: Ini Lembaga Perhitungan Cepat Pilgub NTT
"Korban (Michael Mulyono) ini lulus sarjana kedokteran dengan nilai cumlaude pada enam atau tujuh tahun lalu.
Dia dua kali mengambil spesialis jantung, tapi gagal," ungkap David, Kamis (12/4/2018) pagi.
"Itu keterangan dari saksi-saksi yang sudah dikumpulkan, kami belum membuat kesimpulan. Kami terus dalami sampai selesai," tambahnya.
Polisi menyimpulkan bahwa penyebab tewasnya pria kelahiran tahun 1989 itu murni bunuh diri.
Aiptu Pudji Hardjanto, anggota Unit Indonesia Automatic Fingerprint Indentification System (Inafis) atau Unit Identifikasi Polrestabes Surabaya, mengungkapkan, jatuhnya Michael bukan kecelakaan.
Pasalnya lantai atas Tunjungan Plaza dilengkapi pembatas setinggi dada orang dewasa.
Baca: KPUD Sikka Libatkan Panwas Hitung Surat Suara
Baca: Jadi Raja Selama Dua Tahun Lalu Pensiun, Orang ini Terima Warisan Rp 422 Triliun
"Kalau kecelakaan ngapain kecelakaan di situ masak main-main di situ," ungkapnya.
Luka yang diderita juga luka akibat terjatuh tanpa adanya kekerasan disengaja.
"Pastinya saat jatuh masih dalam kondisi sadar karena dalam CCTV juga terlihat kakinya jatuh lebih dulu.