Anak Dari Robert F Kennedy Temukan Kejanggalan Paska Kematian Ayahnya Sejak 50 Tahun Lalu
Anak dari Robert F Kennedy temukan kejanggalan paska kematian ayahnya sejak 50 tahun lalu. Begini faktanya.
POS-KUPANG.COM - Anak dari Robert F Kennedy temukan kejanggalan paska kematian ayahnya sejak 50 tahun lalu. Begini faktanya.
Tahun lalu, Robert F. Kennedy Jr. sempat bertatap muka langsung dengan Sirhan Sirhan. Ia meyakini Sirhan bukanlah pembunuh ayahnya.
Dan pekan ini, setelah memperoleh hasil otopsi, Kennedy Jr. kembali menegaskan kekhawatirannya tersebut, "Saya merasa terganggu dan ini tidak bisa diabaikan, sepertinya kita telah menghukum orang yang tidak bersalah."
Malam penuh mimpi buruk
Malam 5 Juni 1968, Robert F. Kennedy baru saja merayakan kemenangannya di pemungutan suara calon presiden AS di California.
Ketika ia baru saja beranjak dari podiumnya, ia dihujani peluru.
Foto Kedua Anak Kecil Bergandengan Tangan di Bandara Viral, Pihak Maskapai Beri Keluarganya Hadiah
Lima orang di sekitar Kennedy juga turut jadi korban penembakan namun berhasil diselamatkan, sementara sang senator meninggal sehari kemudian.
Polisi menangkap pria 24 tahun bernama Sirhan Sirhan. Ia mengaku telah membunuh RFK.
Anehnya ia tidak bisa menceritakan detil kronologi pembunuhan yang ia lakukan pada saudara John F. Kennedy tersebut.
Banyak ketidak wajaran antara pengakuan Sirhan sebagai pembunuh Kennedy dengan hasil penyelidikan kepolisian.
Antara lain, bukti bahwa Sirhan berdiri di depan Kennedy saat penembakan itu terjadi. Hal ini berseberangan dengan hasil otopsi yang menyebut bahwa Kennedy ditembak dari belakang melalui jarak dekat.
Setelah bertahun-tahun pula, polisi mengetahui terdapat 13 peluru yang dimuntahkan malam itu. Bertolak belakang dengan pistol milik Sirhan yang hanya memiliki delapan peluru.
Kejanggalan-kejanggalan ini lantas membuat banyak orang hari ini mempertanyakan kembali kebenaran Sirhan sebagai pembunuh Kennedy -- termasuk sang anak, Robert F. Kennedy Jr.
"Peluru-peluru yang ditemukan di TKP itu terlalu banyak. Jelas, Sirhan tidak bisa menembakkan tiga belas peluru jika nyatanya peluru yang ia miliki hanya berjumlah delapan," ungkap Kennedy Jr.