Petani Malaka Dididik Jadi Profesional, Bukan Buruh Tani

Stefanus Bria Seran mengatakan program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) memiliki banyak tujuan

Petani Malaka Dididik Jadi Profesional, Bukan Buruh Tani
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Gubernur NTT, Frans Lebu Raya bersama Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat melakukan panen jagung perdana program RPM, di Desa Seserai, Kecamatan Wewiku, Senin (26/5/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS -KUPANG.COM|BETUN--Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) memiliki banyak tujuan diantaranya meningkat produksi dan produktivitas hasil pertanian dan juga mendidik petani Malaka agar profesional.

Dengan demikian, petani Malaka bukan sebagai buruh tani tetapi benar-benar petani profesional dalam mengelola pertanian serta mengikuti perkembangan zaman atau yang disebut petani modern.

Hal itu dikatakan Bupati Stef kepada wartawan, Jumat (25/5/2018). Menurut
Bupati Stef, apabila pemerintah konsisten di bidang pertanian dan mengelola lahan pertanian di Malaka berbasis teknologi seperti program RPM maka, dalam waktu 25 tahun masyarakat Malaka makmur dan sejahtera.

Bupati SBS mengatakan, pemanfaatan teknologi pertanian modern bagi rakyat Malaka sudah menjadi komitmen pemerintah dalam masa kepemimpinan SBS-DA. Tanah Malaka adalah tanah tersubur di Pulau Timor sehingga harus dimanfaatkan secara opyimal.

Baca: Guru Haruslah Seorang Yang Mampu Mengorganisasi

Baca: Petani Terang Usul Bangun Sistem Perpipaan untuk Air Irigasi

Baca: Orang ini Teriak Gubernur NTT

Baca: Sawah Tadah Hujan Terang Sudah Tanam Musim Kedua

Baca: Bendungan Napungete, Kadis PUPR dan Plt Bupati Sikka Terima Getahnya

Pemerintah terus mengenjot bidang pertanian dengan menggerakkan petani untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki secara optimal. Sebab, lahan tidak bertambah lagi tetapi dengan lahan yang dimiliki itu bisa memberikan manfaat yang lebih besar manakala pengelolaan pertanian menggunakan teknologi.

"Pemerintah tetap memberikan dukungan agar rakyat bisa hidup, berkembang dan maju di bidang pertanian," kata Bupati pertama di Malaka ini.

Mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini mengatakan, dalam mendukung program pertanian di Malaka, pemerintah terus memberikan perhatian dan membantu masyarakat lewat bantuan benih, balik lahan menggunakan traktor secara gratis. Kemudian, memberikan pupuk gratis, obat-obatan dan pendampingan intensif dari PPL, tim pakar RPM serta bimbingan dari intensi teknis lain yang memiliki keahlian dalam bidang pertanian.

Bupati Stef mengajak masyarakat agar tetap semangat dan rajin bekerja. Karena dalam membangun bidang pertanian, masyarakat tidak bekerja sendiri tetapi selalu bergandengan tangan dengan pemerintah. Bupati juga mengharapkan agar masyarakat tidak mudah termakan dengan isu-isu atau propaganda dari orang lain yang mematahkan semangat para petani dalam bekerja. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved