Jelang Ramadan, Anies Baswedan Pastikan Pemprov DKI Jakarta Lepas Saham Perusahaan Bir
Pemprov DKI Jakarta memastikan akan melepas 26,25 persen saham di perusahaan PT Delta Djakarta, perusahaan pembuat bir.
POS-KUPANG.COM| JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno memilih malam sebelum Ramadhan untuk mengumumkan kepastian pelepasan saham PT Delta Djakarta, perusahaan yang memproduksi bir.
Meski belum resmi melepas, ini menjadi semacam penegasan bahwa Pemprov DKI tidak mau lagi berinvestasi pada industri ini.
"Pemprov DKI Jakarta memastikan akan melepas 26,25 persen saham di perusahaan PT Delta Djakarta, perusahaan pembuat bir.
Baca: Tak Hanya Satu, Inilah 30 Keutamaan Shalat Tarawih. Sudah Tahu Niat & Tata Caranya?
Baca: Pria Ini Unggah KTP Bergambar Jokowi Sebagai Pelaku Bom Polrestabes di Medsos. Begini Nasibnya Kini!
26,25 persen itu pasti dilepas, jadi ini bukan akan, tapi pasti dilepas," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (16/5/2018).
Anies berharap, penjualan saham PT Delta bisa menambah pemasukan lebih dari Rp 1 triliun.
Hasil penjualan saham nantinya bisa dipakai untuk kegiatan pembangunan di DKI Jakarta.
Anies menilai, hasil penjualan itu begitu besar. Bandingkan dengan nilai dividen yang diberikan PT Delta setiap tahun sekitar Rp 38 miliar.
Baca: Terduga Teroris di Cirebon Ditangkap Saat Mengisi Galon Air, Tiap Hari Jualan Cilok
Baca: Heboh! Argentina Bikin Panduan Khusus Cara Merayu Cewek-cewek Rusia di Piala Dunia 2018
"Kalau kita mau mendapatkan Rp 1 triliun dengan mempertahankan saham di Delta, mungkin kita perlu 30 tahun lebih baru bisa dapat angka Rp 1 triliun," ujar dia.
Saat ini, proses pelepasan saham PT Delta Djakarta masih berjalan. Anies berharap, penjualan saham bisa berlangsung singkat dan tuntas.
Alasan-alasan Melepas saham PT Delta merupakan bagian dari janji kampanye Anies dan Sandiaga semasa Pilkada DKI 2017.
Akhirnya, keputusan untuk melepas saham itu kini sudah bulat setelah sebelumnya dilakukan kajian-kajian terlebih dahulu.
Salah satu yang menjadi alasan adalah mitra Pemprov DKI yang juga punya saham di perusahaan itu ingin ekspansi.
Baca: Kerap Umbar Aurat, Begini Penampilan Lucinta Luna Saat Berhijab. Susah Kedip & Cynthia Bella Lewat!
Baca: Ingin Khatam Alquran di Bulan Ramadan? Cukup 30 Menit Setiap Hari dan Ikuti Tips di Bawah Ini
Namun, posisi Pemprov DKI yang tidak ingin menambah investasi di PT Delta Djakarta membuat mereka tidak bisa berkembang.
"Dan, karena mereka ingin berkembang, mereka tentunya harus juga mendapatkan opsi untuk bisa menambah modal dan ini bisa difasilitasi dengan keputusan kita untuk melepaskan saham ini," ujar Sandiaga.
Sandiaga mengatakan, keputusan ini sudah memperhatikan undang-undang mengenai pasar modal.