Bom di Surabaya
Ini Hobi Tak Wajar Keluarga Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya. Pernah Posting Hal Ini di Facebook!
Melalui akun Facebook yang sudah tidak aktif sejak 2014, Puji kerap membagikan potret keseruan bersama keluarga.
POS-KUPANG.COM - Ledakan bom terjadi di 3 Gereja di Surabaya.
Ledakan bom di Surabaya tersebut pertama terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel pukul 07.30 WIB, disusul dengan ledakan di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.35 WIB, dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuna pukul 08.00 WIB.

Pelaku bom bunuh diri di 3 Gereja di Surabaya diduga satu keluarga.
Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, berdasarkan hasil investigasi Polri, Minggu (13/5).
Menurut Kapolri, pelaku yang menyerang di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yang menggendarai Mobil Avanza adalah bapaknya, bernama Dita Oeprianto (48).
Dita melakukan serangan bom bunuh diri dengan cara menabrakkan mobil yang dikemudikannya ke Gereja Pantekosta.
Dilansir dari Tribunnews, sebelum melancarkan aksinya, Dita terlebih dahulu mengantar Puji Kuswati, yang tak lain merupakan istrinya serta anak perempuannya di Gereja GKI Jalan Diponegoro.
"Isterinya yang diduga meninggal bernama Puji Kuswati. Kemudian anaknya yang perempuan berumur 12 tahun dan PR (9)," ujar Kapolri.
Baca: Sedih, di Celana Dalam Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri yang Selamat Itu Ada Tulisan Begini
Baca: Musisi Ahmad Dhani Enggan Sebut Pelaku Bom Surabaya Kelompok Islam Radikal tapi Konspirasi Ini
Baca: Orang Nekat Lakukan Aksi Bom Bunuh Diri Karena Alasan-Alasan Ini

Di lokasi ledakan ketiga di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, kata Kapolri, pelakuanya adalah dua laki-laki yang juga merupakan putera dari Dita.
Mereka adalah YF (18) dan FH (16).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan mengungkap bahwa keluarga Dita tinggal di perumahan daerah Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.
Diketahui, Dita merupakan pedagang produk herbal minyak kemiri.
Sementara istrinya, Puji Kuswati pernah bekerja sebagai tenaga medis di rumah sakit swasta di Surabaya.
Puji menempuh pendidikan sekolah menengahnya di SMA Negeri 2 Magetan kemudian melanjutkan di Akademi Keperawatan RSI Surabaya.
Keseharian keluarga Dita dipenuhi dengan tawa dan keceriaan.
Melalui akun Facebook yang sudah tidak aktif sejak 2014, Puji kerap membagikan potret keseruan bersama keluarga.
Keluarga Dita termasuk pencinta hewan, khususnya kucing.
Pada 7 Oktober 2014, Puji mengunggah foto dua kucing peliharaan keluarga.
Selain memelihara kucing, keluarga Dita dan Puji juga sering berlibur bersama.
Berdasarkan foto yang dibagikan Puji di Facebook, tampaknya mereka senang berlibur di tempat wisata bernuansa alam.
Beberapa spot wisata keluarga Dita yaitu Pantai Grajagan Banyuwangi, Pantai Muncar, Hutan Mangrove Wonorejo dan Puspa Agro Sidoarjo.
Selain membagikan momen liburan bersama keluarga, Puji juga senang mengunggah kutipan-kutipan inspiratif di laman Facebooknya.
"Menggantungkan semua harapan atau kebahagiaan hanya kepada Allah semata itulah zuhud.
Semoga kita bisa," tulis Puji pada 22 Januari 2013.
Selain Puji, FH juga aktif di media sosial.
Di postingan terakhirnya, 20 September 2017, FH membagikan beberapa foto senjata.
Diketahui dua anak Dita, FH dan YF memang gemar bermain Counter Strike (CS), game pertempuran antara teroris dengan polisi.
Follow Instagram Pos Kupang di Bawah Ini:
Baca: Lima Aliansi di Malaka Aksi Damai 1.000 Lilin Hari Ini
Baca: Bukan karena Tak Laku, Berikut Alasan Lima Seleb Korea Enggan Berpacaran
Baca: Ada Kebiasan Unik yang Sering Dilakukan 12 Zodiak Ini, Kamu Pasti Tak Menyadarinya
Baca: Ini Alasan dr Herman Sebut Gemuk Itu Cantik
Baca: VIRAL. Gara-gara Unggah Foto dengan Status Perawan. Gadis Cantik Ini Jadi Terkenal.
Artikel ini sudah ditayangkan di Grid.ID dengan judul: Kegemaran Keluarga Pelaku Bom Bunuh Diri: Mulai dari Merawat Kucing, Unggah Gambar Senjata hingga Berlibur