Perempuan di NTT Sering Jadi Korban IJM, FH Undana dan LBH APIK NTT Bikin Strategi Ini
Perempuan di NTT sering jadi korban Ingkar Janji Menikah (IJM), FH Undana Kupang dan LBH APIK NTT bikin strategi ini.
Penulis: omdsmy_novemy_leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
"Karenanya dalam diskusi ini, FH Undana Kupang dan LBH Apik NTT akan melakukan kajian guna penemuan hukum baru terkait kasus IJM," kata Jhon.

Diskusi ini turut diinisiasi oleh Kementerian Sosial dan Oxfam Indonesia atas dukunga Department Foreign Affair and Trade (DFAT) Australia.
Peserta terdiri dari akademisi, aparat penegak hukum, tokoh agama, advokat, aktivis, wartawan, pemerhati anak NTT dan alumni FH Undana Kupang.
Diantaranya, Direktris LBH APIK NTT, Ansi Damaris Rihi Dara, SH, Ketua LPA Anak NTT, Veronika Ata, SH, MH dan pengacara dan aktifis LBH APIK NTT seperti Ester Day, SH, Dany Manu, S.Th, Puput Joan Riwukaho, SH, MH.dan Iin Kerole, SE. Ketua LPA NTT, Veronika Ata, SH, MH, Ana Djukana, SH,MH.
Hadir juga Pdt. Emi Sahertian, S.Th dan Pdt. Paoina Bara Pah, S.Th. Serta sejumlah dosen diantaranya, Deddy Manafe, SH, MH, Husni Kusumadinata, SH. (*)