KASIHAN! Petani Mbay Kembali Gagal Panen Akibat Serangan Hama
Kalau Walangsangit masih bisa kita kendalikan. Tapi kalau semut hitam cukup sulit dan berdampak beras berubah warna jadi hitam dan rasanya pahit.
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Fredrikus Royanto Bau
Laporan Wartawan pos-kupang.com, Adiana Ahmad
POS KUPANG.COM|MBAY - Petani di Daerah Irigasi Mbay kembali menderita gagal panen akibat serangan hama. Akibatnya, harga beras terus melonjak.
Pantauan pos-kupang.com di lahan Irigasi Mbay, hampir semua lahan sawah yang panen pada bulan Februari dan Maret, gagal.
Bahkan ada petani yang hanya mendapatkan hasil panen enam karung dalam satu hektare.
Baca: MANTAP! Kepincut Kelebihan New Yaris, Jimmy Fulbertus Langsung Indent
Itu pun kondisi beras rusak dan pahit akibat hama semut hitam dan walangsangit.
Safarudin, satu dari sekian petani di Daerah Irigasi Mbay yang gagal panen,
mengatakan, serangan hama semut hitam dan walang sangit selama Januari sampai Februari 2018 cukup tinggi.
Baca: Camat Aleks Sebut Warga Benteng Jawa Merindukan Kehadiran Bank NTT
Karena itu berbagai upaya yang dilakukan petani untuk menangkal serangan kedua jenis hama tersebut cukup sulit.
"Kalau Walangsangit masih bisa kita kendalikan. Tapi kalau semut hitam cukup sulit dan berdampak beras berubah warna jadi hitam dan rasanya pahit," kata Safarudin.
Hal senada juga disampaikan Darwin. Ia mengatakan, hama menyerang tanaman padinya ketika bulir padi baru keluar atau hendak berbunga.
"Kalau umur padi baru satu dua minggu masih bisa dikendalikan. Tapi kalau padi mulai bunting, itu yang parah. Berbagai jenis pestisida sudah kita gunakan. Hasilnya nihil," ujarnya.
Baca: KASIHAN! Ikan Segar Dagangan Dibuang Lalu Lari Selamatkan Diri saat Pol PP Datang
Sementara Dinas Pertanian Nagekeo menyiapkan strategi memutus mata rantai hama di Daerah Irigasi Mbay dengan rotasi tanaman.
Rotasi tanaman itu baru akan diuji coba bulan Juni 2018 dengan tanaman jagung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sawah-mbay_20180317_234740.jpg)