Gerhana Bulan Merah Darah, Ini Mitos yang Masih Dipercaya. Salah Satunya Terkait Wanita Hamil
Gerhana bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.
Di Pulau Dewata banyak yang menyebut pada saat gerhana, matahari atau bulan tengah dimakan raksasa yang marah.
4. Orang Hamil Tak Boleh Keluar Rumah
Baca: VIDEO: Ini Lho Rekaman Kemewahan Doyok di Negeri Paman Sam
Mitos ini menjadi salah satu mitos yang masih dipercaya hingga menjadi popular, termasuk di Indonesia.
Orang-orang yang percaya mitos ini meyakini wanita hamil harus berada di dalam rumah selama gerhana berlangsung.
Jika tidak, anak yang nantinya lahir akan mengalami kebutaan dan memiliki bibir sumbing.
Namun ada pula mitos lain berkenaan dengan gerhana bulan ini. Seperti disampaikan Jarita Holbrook, astronom budaya di Universitas Western Cape di Bellville, Afrika Selatan.
“Mitos favorit saya berasal dari orang Batammaliba di Togo dan Benin di Afrika,” katanya.
Dalam mitos itu, matahari dan bulan bertempur selama gerhana, dan orang-orang mendorong mereka untuk berhenti.
Mitos lain menyebut, gerhana bulan merupakan kemunculan naga.
Baca: Longsor Menutupi Saluran Irigasi Kawangu Sumba Timur
Orang-orang Tiongkok percaya bahwa seekor naga raksasa tengah menelan bulan pada saat gerhana.
Untuk menakuti-nakuti sang naga, orang dewasa akan menyembunyikan petasan untuk mengusir naga tersebut.
Beda pula dengan yang disampaikan E.C. Krupp, Direktur Observatorium Griffith di Los Angeles, California. Menurutnya, zaman kuno menyakini apa yang terjadi apa yang terjadi di bulan mempengaruhi Bumi.
Dalam budaya Mesopotamia, orang-orang memandang gerhana bulan sebagai serangan terhadap raja mereka.
“Untuk mengantisipasi gerhana, mereka akan memasang seorang raja pengganti yang akan menanggung risiko serangan apa pun.”
“Dia akan diperlakukan dengan baik layaknya raja. Sementara itu, raja yang sebenarnya berpura-pura menjadi seorang warga biasa.”
Baca: Beginilah Hidup Menantu Soeharto Ini Sekarang, Setelah Nikahi Suami Orang
Baca: Coba Perhatikan Bibir Kamu, Jangan-jangan Kebiasaan Ini Tunjukkan Kamu Seorang Pembohong
“Begitu gerhana bulan itu usai, pengganti raja biasanya lenyap begitu saja.”
Krupp menyebutkan, kemungkinan pengganti raja itu telah dibunuh atau diracun.
Di Indonesia, mitos gerhana bulan dipercaya bahwa matahari atau bulan tengah dimakan raksasa yang tengah marah.
Begitu pula di beberapa daerah di Jawa hingga kini. Gerhana bulan merupakan pertanda datangnya Batara Kala dan gelapnya bulan adalah pertanda raksasa sedang memakannya.
Untuk mengusir sang raksasa, warga akan menabuh lumpang (tempat penumbuk dari besi) dengan harapan suara tersebut menakuti Batara Kala. (tribun jabar)