VIDEO: Warga Wajib Tempel Nomor Rumah
Ini penjelasan dari Lurah Bonipoi terkait dengan berbagai kegiatan di kelurahan itu
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Marsel Ali
Laporan Reporter POS-KUPANG, Yeni Rachmawati
POS-KUPANG. COM | KUPANG - Tahun baru, program baru itulah yang dilakukan para pimpinan di tingkat kelurahan. Salah satunya di Kelurahan Bonipoi.
Tahun ini, kata Lurah Bonipoi, Arifin Syaban, ketika ditemui Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (17/1/2018) di Kelurahan Bonipoi akan memperbaiki infrastruktur yang ada, dimana telah diusulkan pada pra musrenbang yang menjadi prioritas dan swadaya masyarakat.
Dalam bidang ekonomi, warga meminta untuk peningkatan keterampilan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan seperti menjahit, kecantikan, otomatif dan lainnya.
Pelatihan tersebut untuk membantu para warga yang belum mempunyai pekerjaan.
"Kita akan bekerja sama dengan dinas-dinas terkait. Kemarin sudah ada beberapa yang terjawab seperti kecantikan dan otomotif, semoga tahun ini juga bisa dilaksanakan, "tuturnya.
Kemudian, kata Arifin, kelurahan akan terus mendorong di bidang pendidikan. Dimana anak-anak dari keluarga tidak mampu terus didorong untuk menyelesaikan hingga jenjang Perguruan Tinggi.
Arifin mengatakan, program pendidikan di Kelurahan Bonipoi sudah berlangsung sejak tahun 2016. Karena pendidikan warga Bonipoi terbentur faktor ekonomi, sehingga dilaksanakan program ini.
Ketika disinggung mengenai permintaan Wakil Walikota untuk memberi nama jalan dan nomor rumah, Syaban telah mengimbau kepada seluruh RT dan RW untuk memasukkan nama jalan, nama gang dan nomor rumah kepada Kelurahan.
"Karena Kelurahan Bonipoi nama jalannya nama burung, maka nama gangnya pun harus diberi nama burung. Kita sudah bicarakan kepada RT dan RW, bila ada usulan maka sama-sama untuk memberi nama. Karena semua gang belum dinamai, begitu juga dengan rumah yang belum mempunyai nomor dan diwajibkan pemilik rumah menempel nomor rumahnya, " tuturnya. (*)