VIDEO: Duta Besar Australia Kaget Diteriaki Tua Adat di SoE

Saat itu Dubes Australia dan beberapa peserta konferensi diminta tampil di panggung untuk mengikuti seremoni adat Natoni.

Penulis: omdsmy_novemy_leo | Editor: Agustinus Sape

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM | SOE - Duta Besar (Dubes) Australia, Darwin, dan peserta Konferensi Perempuan Timor II di SoE, kaget saat diteriaki tua adat, Selasa (20/11/2017).

Saat itu Dubes Australia dan beberapa peserta konferensi diminta tampil di panggung untuk mengikuti seremoni adat Natoni.

Mereka lalu berdiri berjejer didampingi Bupati TTS, Paul Mella dan istri.

Setelah itu, seorang tua adat mulai membuka Natoni dengan teriakan.

Hal ini membuat sang Dubes dan peserta konferensi kaget sebab teriakan tua adat itu sangat besar.

Mereka lalu tersenyum.

Baca: Bersahabat Selama 80 Tahun, Kedua Nenek Ini Dapatkan Gelar Best Friend Forever, Begini Kisahnya

Acara selanjutnya berupa pengalungan selendang. Peserta disuguhi tarian selamat datang, manekat.

Untuk diketahui, Selasa (21/11/2017), ratusan aktivis perempuan dari berbagai komunitas jejaring di daratan Timor dan binaan mampu, 'menggempur' Kota SoE.

Kehadiran mereka untuk mengikuti Konferensi Perempuan Timor II di Kota SoE, Kabupaten TTS sejak Selasa hingga Kamis (20-22/11/2017).

Konferensi berlangsung di Aula Mutis, Setda TTS.

Baca: Polisi Serahkan Kasus Viktor Laiskodat ke MKD. Apakah alasan Ini Tepat?

Tema kegiatan ini, yakni meneguhkan komitmen para pihak dan menguatkan jejaring gerakan perempuan untuk penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

Baca: Berhasil Turunkan Berat Badannya hingga 65 Kilogram, Pria Ini Hadapi Masalah Baru, Malah Makin Malu

Sejumlah aktivis perempuan asal Timor yang hadir saat itu di antaranya, Ansy D Rihi Dara, Ana Djukana, Juliana Ndolu, Sarah L Mboeik, Yeditya Mella, Conny Tiluata, Nadira Iidiana dan Emi Tabun.

Selengkapnya, simak video. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved