VIDEO: Gertak Nilai Kapolres Ende Tidak Serius Usut Kasus Dugaan Gratifikasi
Ini yang diminta dari para pendemo yang melakukan demonstrasi di Mapolres Ende, Kamis (8/11/2017)
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Marsel Ali
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius
POS-KUPANG.COM, ENDE - Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gretak) menilai bahwa Kapolres Ende, AKBP Ardiyan Mustaqim tidak serius untuk mengusut kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi yang melibatkan oknum anggota DPRD Ende dengan pihak PDAM Ende.
Hal ini terungkap dalam aksi demo yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Gertak di depan Mapolres Ende, Kamis (9/11/2017).
Dalam orasinya, para mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Gertak menyatakan, dua tahun sudah kasus dugaan Gratifikasi yang melibatkan 7 oknum DPRD Kabupaten Ende dan Dirut PDAM Ende parkir di meja Kepolisian resor Ende. (*)