Uang Beasiswa PIP Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Bukan Untuk Judi

DPR RI, Anita Jacoba Gah mengharapkan agar dana beasiswa PIP digunakan untuk kebutuhan anak sekolah bukan untuk judi

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Marsel Ali
Pos Kupang/Gordi Donofan
Anita Gah saat memberikan SK Menteri Pendidikan tentang Beasiswa PIP di SMAN 8 Kota Kupang di Kelurahan Alak, Selasa (7/11/2017) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Anggota Komisi X DPR RI, Anita Jacoba Gah, mengatakan, uang beasiswa yang diberikan bukan untuk orangtua tetapi untuk siswa.

"Gunakan uang itu dengan benar. Uang itu bukan untuk orangtua. Gunakan untuk keperluan anak-anak sekolah dan bukan untuk keperluan orangtua," tegas Anita Gah saat memberikan SK Menteri Pendidikan tentang Beasiswa PIP di SMAN 8 Kota Kupang di Kelurahan Alak Selasa (7/11/2017).

Anita Jacoba Gah, mengatakan, uang beasiswa merupakan uang negara yang harus dipertanggunjawabkan kepada negara. Sehingga uang beasiswa PIP memiliki dasar hukum yang jelas dan diatur dalam Undang-Undang.

"Uang ini diberikan oleh pemerintah untuk peningkatan kualitas pendidikan anak-anak sekolah kita. Bukan untuk keperluan orangtua, tapi untuk keperluan barang sekolah anak-anak," tegas Anita Gah.

Ia mengakui ada laporan yang masuk ke Pusat, uang beasiswa banyak dipakai oleh orangtua untuk main judi, arisan dan lain-lain sebagainya. Sementara kebutuhan anak sekolah tidak diperhatikan.

"Saya ingin mengatakan kepada bapa-mama bahwa kami sudah berjuang untuk mendapatkan beasiswa bagi anak-anak bapa mama semua. Jadi tidak ada lagi laporan dari kepala sekolah bahwa ada siswa yang belum membayar uang sekolah. Itu tidak boleh didengar lagi karena sudah ada uang beasiswa PIP," pungkas Anita.

Ia juga mengatakan, jika ada kendala saat pencairan dana di Bank-bank yang dipercayakan maka orangtua dan kepala sekolah wajib melaporkan kepada dirinya untuk ditindaklanjuti.

"Saya berharap jika ada kendala saat pencairan dana silakan hubungi saya untuk bisa dicarikan solusinya. Dan uang beasiswa PIP yang dibagikan sebesar satu juta rupiah per anak," ungkap Politisi Partai Demokrat ini.

Sementara kepala sekolah SMAN 8, Haris Akbar, mengatakan, jumlah yang memperoleh beasiswa PIP berjumlah 53 orang.

"Nanti akan dicairkan melalui bank dan di SMAN 8 sampai saat ini tidak ada masalah mengenai masalah ini," jelas Haris Akbar. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved