Selasa, 14 April 2026

Deputi Gubernur BI Tawarkan Perkuliahan Bank Central di Unipa Maumere

Bila manajamen Unipa berminat dan serius untuk perkulihan tentang bank sentral, lanjut Mirza, BI akan meladeninya dengan kerjasama.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Alfons Nedabang
POS KUPANG/EGINIUS MO'A
Ketua Yayasan Nusa Nipa, Drs. Sabinus Nabu menerima cinderamata buku berisi mata uang RI dari Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia, Mirza Adityaswara saat peresmian BI Corner di Gedung Perpustakaan Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Sabtu (28/10/2017). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Deputi Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara menawarkan perkulihan bank central kepada mahasiswa Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Kabupaten Sikka.

Mirza mengatakan BI bersedia memberikan pelatihan pengajaran kepada para dosen.

"Bank Indonesia bisa menjadi `trainning for trainners' untuk para dosen yang magang materi bank sentral. BI akan bantu pengayaan materi pengajaran," kata Mizra saat meresmikan BI Corner di Gedung Perpustakaan Unipa Maumere, Sabtu (28/10/2017) siang.

Bila manajamen Unipa berminat dan serius untuk perkulihan tentang bank sentral, lanjut Mirza, BI akan meladeninya dengan kerjasama.

Baca: Ternyata MM Sudah 4 Kali Perkosa Anak Kandungnya

Menurutnya, ilmu bank sentral bukan sesuatu yang mudah dipelajari.

Dia juga mengatakan kehadiran BI Corner saat ini berjumah 266 di seluruh Indonesia dalam rangka memudahkan penyampaian materi bank sentral.

Ia mengharapkan kehadiran BI Corner disertai aktivitas nyata membuat lebih hidup.

"Lewat media sosial sudah kami lakukan. Tapi lebih bagus harus dengan face to face (tatap muka). Saya harapkan BI Corner harus diisi dengan aktivitas nyata. Kami akan lakukan kompetisi dari 266 BI Corner di seliruh Indonesia. Aktivitasnya yang dilombakan," katanya.

Wakil Rektor I Unipa, Dr. Jonas Gery Gobang menjelaskan bantuan diberikan BI terdiri dari 342 eksemplar buku dengan 161 judul beserta sarana penunjang lain berupa TV, komputer dan rak buku senilai Rp 91.812.500.

Baca: Melky Mekeng Bilang Pemda Sikka Tidak Punya Konsep Membangun

"Bantuan ini sebagai bukti negara hadir di tengah masyarakat di wilayah kepulauan. Tanda hadirnya negara bisa lebih dari pada ini. Sejak berdiri, Unipa terus berjuang mencerdaskan anak bangsa di Pulau Flores yang jauh dari fasilitas yang dibutuhkan untuk perkuliahan," kata Gery Gobang.

Dia menjelaskan, saat ini Unipa mendidik 3.396 mahasiswa aktif dengan 228 dosen tersebar pada delapan fakultas dan 19 program pendidikan, 10 prodi terakreditasi B, dibantu 90 tenaga kependidikan lainnya yang bekerja keras meski gajinya kecil. Negara mestinya hadir tatkala, Unipa berjuang menjadi universitas negeri pertama di Pulau Flores.

Ketua Yayasan Nusa Nipa, Drs. Sabinus Nabu mengatakan Perpustakaan Unipa dibangun 2016 dengan bantuan dana dari Dirjen Dikti Kementrian Pendidikan Tinggi dan sebagian dari dana yayasan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved