Muhadjir Nyatakan Sekolah Lima Hari untuk Pertemukan Anak dan Orangtua‎

Muhadjir menyampaikan hal ini ketika memberikan kuliah umum di Aula Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Kupang

Muhadjir Nyatakan Sekolah Lima Hari untuk Pertemukan Anak dan Orangtua‎
POS KUPANG/EGINIUS MO'A
Siswa SMAK Frateran (SMATER) Maumere melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lima hari sekolah, Senin (24/7/2017). 

‎Dikatakan dengan sekolah lima hari, maka pada hari libur, siswa bisa melakukan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler. 

"Memang persoalan pendidikan masih selalu ada, tapi secara bertahap kita benahi,"ujarnya.

Muhadjir pun mengakui cukup kewalahan karena persoalan-persoalan di bidang pendidikan.

"Saya juga hadapi semua, kadang memori saya tidak sanggup untuk tampung," ujarnya.

Dalam kuliah umum, ia mengakui, ‎alokasi anggaran untuk pendidikan sebesar 20 persen yang harus dialokasikan oleh setiap daerah. 

Dari Rp ‎416 triliun  APBN 2017 untuk pendidikan dan  yang mengelola bukan Kemendikbud RI.

Sedangkan dari 34 provinsi juga ada ‎ dana transfer sekitar 65 persen.

Dia mengatakan, Kemendikbud RI ada dua versi pengelolaan pendidikan, khusus di Indonesia, ada yang diurus oleh Kemendikbud dan ada yang juga oleh Kemenag RI.

Dikatakan, ‎dari Rp 423,6 Triliun, anggaran untuk pendidikan Rp 38,6 Triliun, Kemenag Rp 48,8 Triliun dan untuk pendidikan tinggi dan riset Rp 37 Triliun serta untuk kementerian lain sebesar Rp 11,8 Triliun.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved