Sabtu, 11 April 2026

Beberapa Catatan untuk Puskesmas Terbaik di Kota Kupang

Zainal menjelaskan, dari 11 puskesmas di Kota Kupang, dua puskesmas masuk dalam kategori baik sekali, sembilan

Penulis: PosKupang | Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG/JOHN TAENA
ilustrasi 

POS KUPANG.COM - Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dari hasil survei pada semua Puskesmas di Kota Kupang menunjukkan Puskesmas Bakunase dan Manutapen sebagai yang terbaik.

Puskesmas Bakunase menduduki urutan pertama dengan IKM 85,56 (baik sekali) dan Manutapen dengan nilai IKM 82,92.

Warta gembira ini diungkapkan Mentor Reformasi Puskesmas, Zainal Asikin saat menjelaskan Desiminasi Hasil Survei Puskesmas Reformasi 2017 kepada para kepala Puskesmas se-Kota Kupang dan instansi terkait, Senin (14/8/2017).

Zainal menjelaskan, dari 11 puskesmas di Kota Kupang, dua puskesmas masuk dalam kategori baik sekali, sembilan lainnya dikategorikan baik. Puskesmas Oepoi menempati urutan paling terakhir dengan total nilai IKM 76,15.

Kita mengapresiasi nilai IKM yang diraih fasilitas kesehatan dasar di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.

Secara umum patut diakui bahwa pelayanan Puskemas di Kota Kupang sudah lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Intervensi program Puskemas Reformasi sudah mulai membuahkan hasil yang menggembirakan.

Kita garisbawahi catatan Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius Beda Daton.
Darius menyampaikan, tahun 2017 Ombudsman hanya menerima lima pengaduan terkait pelayanan puskesmas.

Puskesmas yang diadu oleh masyarakat yaitu Puskesmas Sikumana terkait keramahan dan kesopanan. Pasien sudah antre tapi perawat asyik menelepon dalam waktu lama.

Kesopanan dan keramahan memang masih menjadi masalah umum yang dikeluhkan masyarakat yang memanfaatkan jaringan fasilitas kesehatan.

Cukup sering pasien menerima kenyataan itu sebagai sesuatu yang lumrah karena berpandangan bahwa dia butuh pelayanan paramedis. Diperlakukan kurang sopan pun dimaklumi saja.

Pandangan semacam itu tidak cocok lagi di era transparansi dan akuntabilitas dewasa ini. Itu telah ketinggalan zaman. Sudah semestinya perawat, dokter, bidan atau siapapun pekerja di fasilitas kesehatan menempatkan pasien sebagai customer yang harus mendapat pelayanan terbaik.

Kita mengapresiasi berbagai kemajuan yang sudah dicapai Puskesmas-Puskesmas di Kota Kupang.

Minimnya pengaduan atau keluhan masyarakat merupakan bukti spirit "reformasi" sudah terjadi di sana. Nilai IKM yang tinggi mencerminkan kinerja Puskesmas semakin baik.

Namun, kita patut mengingatkan bahwa Reformasi Puskemas tak boleh berhenti di satu titik. Dari waktu ke waktu harus lebih baik dan untuk itu diperlukan kerja keras, inovasi serta daya kreasi tiada henti.

Metode survei IKM pun butuh pembaruan, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Hanya dengan begitu semangat reformasi tetap membara berkobar-kobar.

Masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas merupakan satu di antara cita-cita pendiri bangsa kita. Selamat ulang tahun NKRI. Jayalah selalu dan selamanya!*

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved