Pejabat Mendikbud Sosialisasi Kebijakan Lima Hari Sekolah di Larantuka
FGD mendiskusikan bagaimana mensinergikan pogram prioritas nasional dengan pemangku pendidikan di daerah
Penulis: Felix Janggu | Editor: Alfons Nedabang
"Fokus kita di SD dan SMP minimal penguatan 70 persen karakter di sekolah," kata Fajar.
Pendidikan karakter memiliki lima nilai prinsip yakni kerja keras, berintegritas, nasionalisme keberagaman dan kemandirian.
"Lima nilai karakter ini prinsip yang harus ditanam di sekolah. Mengintegrasikan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler.
"Pendidikan anak harus diintegrasikan dengan lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat,' kata Fajar.
Fajar berharap sekolah-sekolah yang sudah siap,bisa terapkan lima hari sekolah. Kuatkan pendidikan karakter.
"Tapi tentu kebijakan ini sifatnya tidak memaksa. Kita sudah bicara dengan bupati, beliau dukung penerapan pendidikan karakter di sekolah," kata Fajar.
Fajar mengungkapkan terdapat lima sekolah di Flotom telah menyatakan siap menerapkan lima hari sekolah. Salah satunya SMAK Frateran Podor Larantuka.
"Penerapan lima hari sekolah mengakomodir pendidikan karakter, termasuk nilai karakter sesuai budaya lokal,"kata Fajar.
Fajar mengungkapkan Provinsi Riau dan NTB sudah menerapkan lima hari sekolah. Dan 20 daerah lain di seluruh Indonesia sudah menerapkan lima hari sekolah.(*)