VIDEO: Diduga Epilekspi Kambuh, Jacob Terjatuh dari Sampan dan Ditemukan Tewas
Martinus Oetpah terlihat tegar. Ia mengangkat jenasah anak tirinya, Jacob Langga (31) dari mobil patroli Polsek Kelapa Lima ke ruang pemulasaran RSU W
Penulis: Eflin Rote | Editor: Alfred Dama
Laporan Reporter Pos Kupang, Eflin Rote
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Martinus Oetpah terlihat tegar. Ia mengangkat jenasah anak tirinya, Jacob Langga (31) dari mobil patroli Polsek Kelapa Lima ke ruang pemulasaran RSU WZ Johanes, Kupang.
Siang itu ia tidak menggunakan alas kaki, ia mengaku buru-buru karena mendapatkan kabar kalau Jacob tewas tenggelam. Menurut kesaksiannya, Jacob memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Jacob Langga (31), warga RT 034 RW 011 Kelurahan Oesapa ditemukan tewas terapung dipinggir Pantai Oesapa. Jacob adalah seorang nelayan yang diduga tewas tenggelam.
"Sudah sekitar 3-4 tahun dia punya penyakit epilepsi. Mungkin dia jatuh dari sampan, karena dia punya riwayat penyakit epilepsi. Penyakitnya tidak pasti kapan kumat. Kalau lagi foe bisa kumat kapan saja," ujar Martinus ketika ditemui di Instalansi Pemulasaran Jenasah (IPJ) RSU WZ Johanes Kupang, Sabtu (1/7/2017).
Martinus menuturkan, sekitar pukul 07.30 ketika hendak ke pasar, Martinus melihat Jacob sedang bersiap untuk pergi memancing. Setelah pulang dari pasar, seorang kerabat bernama Otni Selan memberikan informasi kepada Martinus bahwa Jacob tenggelam.
Setelah mendapatkan kabar kalau Jacob tenggelam, Martinus langsung menuju lokasi. Setelah tiba di lokasi, Martinus mengaku sempat melihat mayat korban masih terapung dalam air sehingga ia bersama warga langsung mengevakuasi korban ke bibir pantai dan melakukan pertolongan yakni menekan bagian dada korban. Namun naas, nyawa Martinus tidak dapat ditolong.
Jenasah korban kemudian dibawa ke RSU WZ Johanes Kupang. Kapolsek Kelapa Lima, AKP Basith Algradri menuturkan berdasarkan laporan di lapangan, korban ditemukan meninggal dunia mengapung dengan posisi tengkurap.
Saksi mata, Brigpol Heriyadil Arsyad dalam keterangannya kepada polisi menerangkan kejadian ini terjadi sekitar pukul 09.00. Saat itu Heri sedang berada di rumah. Ia mendengar informasi bahwa ada korban tenggelam, ia pun langsung menuju lokasi.
Setelah mengevakuasi korban, Heri dan warga sempat melakukan usaha pertolongan pertama. Korban saat itu menggunakan kaus berwarna hijau dan celana pendek berwarna hitam. *