VIDEO: Ratusan Ekor Sapi di Kupang Ikut Asuransi Ternak

Sebanyak 220 ekor dari enam klaster atau kelompok sapi siap untuk mengikuti asuransi ternak yang disosialisasikan Asuransi Jasindo Cabang Kupang.

Para Ketua Kelompok Tani atau peternak sapi begitu antusias mendengarkan sosialisasi yang disampaikan oleh Kepala Cabang Jasindo Kupang, May Dance Parhusip tentang Asuransi Usaha Ternak.

Diskusi dan tanya jawab terus dilontarkan para peternak untuk mengetahui bagaimana persyaratan, proses dan keuntungan yang diperoleh peternak.

May Dance mengatakan asuransi Jasindo ditunjuk oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian menjadi pemenang tender Asuransi Usaha Peternak Sapi yang dilindungi oleh Undang-Undang nomor 19 tahun 2013 dan Peraturan Kementerian Pertanian.

Manfaat yang dijamin diutamakan untuk sapi betina. Jaminan yang diberikan yaitu sapi mati karena kecelakaan, beranak dan sakit serta sapi dicuri orang. Saat sapi dicuri orang maka peternak harus menyiapkan surat keterangan hilang dari kepolisian dan surat pernyataan dari Dinas Peternakan kota Kupang.

Dalam program pemerintah ini Jasindo tidak bisa berjalan sendiri tapi akan selalu berkoordinasi dengan Dinas Peternakan.

Dikatakan lebih lanjut, premi untuk asuransi sapi betina Rp 200.000, tapi disubsidi oleh pemerintah pusat 80 persen atau Rp 160.000 ribu.

Jadi peternak cukup membayar premi Rp 40.000 per ekor per tahun. Sedangkan bila peternak ingin mengasuransikan sapi jantan berarti peternak harus membayar premi Rp 200.000 per tahun tanpa subsidi atau bisa juga Rp 80.000 untuk tiga bulan.

"Kami harus menekan peternak untuk wajib mengasuransikan. Tapi kalau menunggu kesadaran, sampai kapan pun nggak pernah sadar kalau belum merasakan klaimnya," katanya.

May mengatakan untuk mencapai target 20 ribu ekor sapi betina per NTT yang harus diasuransikan diperlukan koordinasi insentif dan berkesinambungan antara Asuransi Jasindo Cabang Kupang selaku pelaksana Asuransi Usaha Ternak Sapi dengan Dinas Provinsi dan Kabupaten peternak setempat.

Sejauh ini, ternak sapi yang diasuransikan sekitar 25 ekor.
Disadari kurangnya sosialisasi oleh Asuransi Jasindo dan kendala yang dialami di lapangan karena NTT terdiri dari kepulauan, membuat Asuransi Jasindo baru mensosialisasikan Asuransi tersebut di Kabupaten Kupang, Kota Kupang dan Kabupatan Belu.

"Tapi pada prinsipnya tidak ada masalah dari peternak, ketika diketahui ternaknya terjamin maka para peternak tidak keberatan untuk mengikuti asuransi ternak sapi," katanya.*

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved