VIDEO: Air Terjun Watu Motu, Surga yang Tersebunyi Dibalik Sabana Sumba Timur
Sumba Timur identik dengan kekeringan. Alam daerah ini lebih banyak bersabana karena minimnya curah hujan.
Penulis: John Taena | Editor: Alfred Dama
Laporan wartawan Pos Kupang, John Taena
POS KUPANG.COM, WAINGAPU -- Sumba Timur identik dengan kekeringan. Alam daerah ini lebih banyak bersabana karena minimnya curah hujan.
Akibatnya musim panjang berkepanjangan yang tanahnya menjadi kering dan tandus.
Mencari dan menikmati kesejukan air dibalik terik, dan tandusnya alam Sumba dimusim kemarau tidak tidaklah sesulit yang dibayangka. Seperti yang dialami Pos Kupang.com, Minggu (12/3/2017), di air Terjun Watu Motu, Kecamatan Nggaha Ori Angu, Sumba Timur.
Cukup meluangkan waktu selama kurang lebih satu jam perjalanan dari Kota Waingapu menuju Desa Makamenggit, kecamatan setempat, sudah bisa menemukan sebuah obyek wisata alam air terjun. Letih dan lelah menyusuri sabana yang terbentang luas sejuah mata memandang akan terbayar lunas oleh kesejukan dan pesona alam yang satu ini.
Obyek air terjun Watu Motu di Desa Makamenggit memang belum banyak diketahui khalayak umum. Tidak heran siapapun yangh berhasil mencapai lokasi yang satu ini, akan merasa seakan-akan sedang menikmati hari libur di sebuah lokasi atau air terjun pribadinya.
Namun untuk mencapai dan menikmati air terjun "pribadi" yang satu ini, pemngunjung harus mempersiapkan fisik secara baik. Satu demi satu tapak kaki harus terus diayunkan sejauh kurang lebih satu kilo meter dari jalan raya trans Sumba sebelum mencapai lokasinya.
Watu Motu adalah sebuah lokasi obyek wisata air terjun yang masih tersebunyi di balik bukit dan alam sabana Sumba Timur. Jangan lupa untuk mencari dan menemukan air terjun "pribadi" anda jikalau berwisata ke daerah ini.*