Kadispar Sumba Barat: Lihatlah Kehebatan Pasukan Berkuda dalam Pasola

Ceritakan dan wartakan kehebatan dua kubu pasukan berkuda bersenjata lembing saling menyerang di lapangan.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Agustinus Sape

Laporan Wartawan Pos Kupang, Petrus Piter

POS KUPANG. COM, WAIKABUBAK - Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Sumba Barat, S.C Poro, meminta masyarakat yang menyaksikan atraksi budaya pasola di lapangan Pasola Lamboya, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat,   Sabtu (18/2/2017), agar jangan hanya melihat kejadian sesaat, tetapi ceritakan dan wartakan kehebatan dua kubu pasukan berkuda bersenjata lembing  saling menyerang di lapangan.

Tak kenal lelah selama hampir tiga jama lamanya, kedua kubu mempertontonkan atraksi  menarik membuat decak kagum ribuan warga yang menyaksikannya. Kejadian sesaat itu hanyalah dinamika di lapangan saja.

Seperti diberitakan Pos Kupang, Minggu (19/2/2017), ribuan warga berlari meninggalkan lapangan atraksi pasola di Lapangan Pasola Lamboya, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (18/2/2017) sekitar pukul 11.00 Wita.
Larinya para penonton pasola tersebut karena kedua kubu yang terlibat dalam atraksi tersebut sudah saling lempar menggunakan batu. Padahal hampir tiga jam sebelumnya atraksi pasola berlangsung kondusif.

"Bagi saya, kejadian itu hanyalah dinamika lapangan saja. Meski demikian, hal itu tetap menjadi bahan evaluasi dan perhatian pemerintah di masa mendatang agar penyelenggaraan pasola berlangsung aman dan lancar," kata Poro.

Karena itu, ia mengusulkan, untuk tahun mendatang perlu memperketat pemeriksaan  pada pintu masuk dan pintu keluar guna mencegah warga membawa barang tajam ataupun batu dan lainnya.  

Dia mengatakan, sebetulnya pemerintah sudah larang warga membawa parang ke arena pasola, tetapi justru warga membawa batu. Buktinya, setiap kali kejadian, batu beterbangan dari berbagai arah.

"Pemeriksaan bukan hanya kaum pria, tetapi juga ibu dan anak-anak. Pokoknya senua warga yang keluar masuk di lapangan pasola harus diperiksa barang bawaannya," kata Poro.*

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved