VIDEO
VIDEO: Masyarakat NTT Harus Hati-Hati dengan Investasi Bondong
Kepala OJK NTT, Winter Marbun mengimbau kepada perusahaan tersebut, jika ingin melakukan usaha, berusahalah dengan benar. Maka uruslah izin.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: omdsmy_novemy_leo
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Yeni Rachmawati
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala OJK NTT, Winter Marbun mengimbau kepada perusahaan tersebut, jika ingin melakukan usaha, berusahalah dengan benar. Maka uruslah izin.
Kepada masyarakat, kata Winter, agar jika ingin berinvestasi atau kredit khususnya kendaraan berhubunganlah dengan perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki izin dari OJK.
"Saya dengar juga ada yang berusaha meng-guide masyarakat dari rumah ke rumah. Itu harus hati-hati, masyarakat harus minta untuk diberikan kejelasan izinnya, tentang PT tersebut, sudah punya hak untuk pemasaran atau belum. Karena biasanya untuk investasi tenaga yang menjalankan itu harus memiliki sertifikasi. Itu harus juga diminta," kata Winter.
Tapi bila ada kecurigaan langsung saja lapor ke OJK atau sekedar bertanya saja silahkan menelpon ke 0380 1500655 atau melalui mail Waspadainvestasi@ojk.go.id dan Konsumen@ojk.go.id.
Agar masyarakat bisa terhindar dari hal-hal yang merugikan, sehingga masyarakat harus berhati-hati. "Jika ada apa-apa tolong bertanya langsung ke OJK. Kalau tidak ada yang bertanya atau memberikan informasi agak sulit," kata Winter ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/2/2017).
Didampingi staff OJK NTT, Donna Rissi, kantor OJK NTT telah mendapatkan keluhan dari pelanggan Wein Group atas nama Ny Verawati yang tinggal di Atambua.
Kepada Staff OJK NTT, NY Vera mengatakan ia telah menjadi anggota Wein sejak tahun 2014 dengan modal sekitar Rp 19 juta lebih. Ia telah memprospek suami dan juga anaknya untuk masuk menjadi anggota. Tapi sejak itu setiap tahunnya tidak dibagikan Sisa Hasil Usaha (SHU).
Kata Vera, yang disampaikan Donna, jika ingin mendapatkan SHU harus rajin belanja di Toko kecil Wein untuk menambah poin. Meskipun barangnya tidak lengkap, ia terus saja belanja bulanan di toko tersebut. Tapi sampai saat ini ia tidak dapat SHU tersebut. Ia kebingungan bagaimana caranya untuk mengajukan Wein.
Dari OJK telah dijelaskan tentang status Wein saat ini dan menyampaikan agar melaporkan ke pihak kepolisian.
Ia mengaku tergiur bergabung di Wein karena cara pengajuan untuk menjadi anggota tidaklah sulit. Aksesnya mudah, tidak membawa syarat macam-macam. (yen)