Mencari Pagi Sampai Malam, Fatmawati Terkejut Diberitahu Suami Gantung Diri

Nyonya Fatmawati terkejut bukan kepalang, ketika Rabu (25/1/2017) siang dia didatangi seorang tukang ojek di tempat kosnya di Jalan Brai, Kecamatan Al

Editor: Alfred Dama
zoom-inlihat foto Mencari Pagi Sampai Malam, Fatmawati Terkejut Diberitahu Suami Gantung Diri
SURYA/SUDARMAWAN
Ilustrasi

POS KUPANG.COM, MAUEMRE -- Nyonya Fatmawati terkejut bukan kepalang, ketika Rabu (25/1/2017) siang dia didatangi seorang tukang ojek di tempat kosnya di Jalan Brai, Kecamatan Alok Timur Maumere yang mengabarkan kematian suaminya Lazarus Bata (52).

Dengan sepeda motor, Fatmawati bergegas menuju ke ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD dr.TC Hillers Maumere. Masuk ke ruangan IPJ, Fatmawati menemukan tubuh kaku Lazarus Bata. Tak kuasa menahan kesediahan, ia memeluk tubuh Lazarus dan menangis sejadinya.

"Kemarin, saya cari dia dari pagi sampai malam. Saya datangi rumah orangtuanya di Kampung Solot (Desa Tebuk, Kecamatan Nita, 11 km arah barat Kota Maumere), keluarga menyatakan tidak tahu," kata Fatmawati di IPJ Maumere.

Pencarian juga dilakukan Fatmawati ke beberapa rumah sanak famili Lazarus, namun tak satu pun yang menyatakan bertemu dan menyaksikan keberadaan Lazarus. Sampai malam tak menemukan suaminya, wanita asal Ende itu kembali ke tempat kos.

Menurut Fatmawati, Lazarus Bata tak mempelihatkan tanda-tanda sedang mengalami masalah. Selama hidup bersamanya, Lazaus tak menceritakannya.

"Hari Senin, dia pamit saya ke luar rumah. Katanya mau tagih uang dinamo. Saya sempat tanya, apakah ada ongkos ojek? Dia jawab tidak punya uang, sehingga saya kasih uang Rp 12.000," tutur Fatmawati.

Fatmawati mengaku sakit, sehingga selama beberapa hari terakhir tidak ke Pasar Alok Maumere untuk menjual sayur yang merupakan pekerjaan pokoknya.

Senin siang setelah Lazarus pergi, ia memasak nasi dan sayur menunggu kepulangan sang suami. Namun, sampai nasi basi, Lazarus tak kunjung pulang ke rumah pada hari itu.

Rekan Fatmawati, sesama penjual sayur di Pasar Alok mengetahui kabar kematian Lazarus langsung bergegas ke IPJ untuk memastikan apakah yang meninggal itu benar Lazarus Bata. Polisi memperlihatkan foto Lazarus dan mereka membenarkannya.

"Dia sering ke pasar bertemu istrinya. Ini istri yang kedua. Istri pertama di Kalimantan. Tahun lalu istrinya datang dan tahu Lazarus punya istri lagi, sehingga dia lapor polisi," kata rekan Fatmawati.

Karena Lazarus Bata telah hidup bersama wanita lain, ia dipaksa keluar dari rumahnya di Wolong Maget, Kelurahan Wolomarang dan tinggal serumah dengan Fatmawati di tempat kos.

"Orangnya pendiam. Kalau dia datang ke pasar betemu istrinya tidak banyak cerita. Setelah bertemu, dia jalan juga tidak pamit," demikian rekan Fatmawati. (ius)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved