Pilkada Kota Kupang
Debat Calon Walikota-Wakil Walikota Kupang, Jonas-Jefri Bertengkar Soal PIP
Calon Walikota Kupang Jonas Salean dan Jefritson Riwu Kore memberi kesan kuat kepada publik bertengkar tentang penyaluran dana Program Indonesia Pinta
Mendapat pertanyaan seperti itu, Jefri menegaskan sebagai anggota DPR dia bekerja jujur untuk masyarakat dan taat aturan.
"Terima kasih. Ternyata pimpinan kota belum menyadari betul prosedur PIP. Untuk mengusulkan PIP itu melalui dua jalur yakni sekolah dan pemangku kepentingan. Kami dilindungi undang-undang untuk mengusulkam itu. Kami hanya mengajukan usulan. Kementerian yang mengeluarkan SK," kata Jefri.
Catatan kedua, Jefri menegaskan dia tidak menyalurkan dana PIP yang menjadi domain pemerintah. Sebagai pemangku kepentingan dia hanya memberitahu sebagai bentuk pertanggungjawaban dan penyalurannya lewat bank. Masalahnya di Kota Kupang ada yang mempersulit.
"Pertanyaannya, apa susahnya membuat surat rekomendasi? Dari 514 kabupaten kota di Indonesia hanya Kota Kupang yang bermasalah. Ributnya baru sekarang menjelang pilkada. Saya bingung, yang bodoh ini Kota Kupang atau 513 kabupaten kota lainnya yang bodoh? Harapan saya jangan menjadikan PIP sebagai masalah karena takut kalah," demikian Jefri.
Debat perdana pasangan calon walikota-wakil walikota Kupang Selasa malam dibagi dalam enam segmen. Segmen pertama, paslon sampaikan visi dan misi disusul segmen kedua, moderator ajukan pertanyaan kepada paslon. Segmen ketiga, keempat dan kelima paslon saling bertanya dan memberi tanggapan dan segmen terakhir paslon memberikan pernyataan penutup. KPU Kota Kupang agendakan debat kedua pada 2 Februari 2017. (ira)