VIDEO: Bria Seran Gantikan Daniel Tagu Dedo Pimpin Bank NTT
Eduardus mengatakan, saat ini jabatannya ada dua yaitu Plt dan Direktur Pemasaran Dana yang sudah ditugaskan dalamn RUPS, jadi diterima saja. Artinya
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Yeni Rachmawati
POS KUPANG.COM, KUPANG -- "Ditugaskan sebagai Plt juga Direksi, sekarang juga direksi. Malah saya merangkap tugas yang tidak ada ikutan apa-apa. Ini sudah kedua kalinya, kemarin saya merangkap Direktur Kredit satu tahun lebih, tidak ada ikutan-ikutan apa. Saya jalankan itu dengan baik."
Demikian disampaikan Plt Direktur Utama Bank NTT, Eduardus Bria Seran , ketika diwawancarai mengenai terpilihnya Bria sebagai Plt, di lantai II Bank NTT Pusat, Selasa (29/11/2016).
Eduardus mengatakan, saat ini jabatannya ada dua yaitu Plt dan Direktur Pemasaran Dana yang sudah ditugaskan dalamn RUPS, jadi diterima saja. Artinya bahwa mendapat tugas tambahan menjadi Plt dan tetap sebagai direksi. Dirut sesuai dengan pembagian tugas membidangi Satuan Kerja Audit Interen dan Coorporate Secretary. Jadi menambah dua devisi. Tapi tetap direksi tidak ada yang lain.
Hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa (LB) hari ini (red/kemarin) yaitu salah satu keputusannya penunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Dirut. Ia dipilih dan ditunjuk oleh para pemegang saham sebagai Plt Dirut Bank NTT.
Dengan catatan nanti di tahun 2017, kata Eduardus, paling tidak dalam RUPS Tahunan akan diikuti dengan RUPS LB yang diperkirakan berdasarkan pengalaman April 2017. Tetapi diminta agar bisa lebih cepat di Februari 2017.
"Kita akan usahakan karena harus diaudit dulu oleh akuntan publik pada Desember. Mudah- mudahan direksi bisa menyiapkan RUPS," tuturnya.
Komisaris Independen, Piet Djemadu, mengatakan secara komisaris indenpenden RUPS sudah menggantikan Dirut.
Ketika disinggung alasan diberhentikan Daniel Tagu Dedo, kata Piet yang bisa memberikan penjelasan kewenangan Komisaris Utama. Komisaris Indpenden memiliki keterbatasan kewenangan.
Namun sebagai penyelenggara RUPS LB ini diadakan sesuai dengan fungsi kewenangan pemegang saham melalui dewan komisaris sehingga menghasilkan keputusan tersebut.
Plt RUPS didomain di komisaris yang mendapat amanat RUPS 27 Mei 2016 di Labuan Bajo.
"Penyelenggara diminta oleh pemilik untuk melaksanakan RUPS, maka diselenggarakan sesuai amanat UU, soal pengaruh atau tidaknya pada likuiditas soal nanti kita tidak bisa pakai bayangan untuk keputusan nyata," katanya.
Namun, tambah Piet, kondisi bank dalam keadaan baik dan likuiditas terjaga baik.
"Plt Dirut Bank NTT Baru dibentuk RUPS. Satu atau dua hari lagi masih konsolidasi dengan direksi. Nanti ada saatnya mengundang teman-teman. Diberi kesempatan dulu untuk menenangkan diri dan konsolidasi," ujarnya.*