Astaga! Tiga Anak SD di Muaro Jambi Perkosa Tetangganya yang Masih Kelas 3 SD
Tindakan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kini kembali membuat gempar masyarakat Kabupaten Tebo.
Lebih menyakitkan lagi, keluarga pelaku bukannya meminta maaf atau bertanggung jawab atas tindakan anak-anak mereka, korban malah diintimidasi dan disebut bahwa mereka memiliki kedekatan orang kuat di kepolisian.
"Semuanya masih tetangga saya, mereka bilang tidak mungkin polisi mau manggil karena saya miskin, terus mereka bilang punya kedekatan orang kuat polisi juga," tuturnya.
Kini mereka mengaku pasrah dan kecewa polisi tidak merespon laporan itu.
Dikonfirmasi soal ini, Kapolsek Tebo Ilir, IPTU Asep Hermana tak menapik adanya laporan tindak pemerkosaan terhadap anak di bawah umur tersebut, namun menurutnya penanganan kasus bukan di Mapolsek.
"Pas ada laporan, hari itu juga langsung dilimpahkan ke Polres Tebo karena untuk penyidik kasus PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) adanya di Polres," tukasnya.(Tribun Jambi/Awang Azhari)