Komunikasi Modern dan Anugerah Allah
Penggunaan komunikasi yang benar dalam semangat cinta kasih akan menciptakan gerakan bersama untuk saling menghormati
Sebenarnya ini merupakan suatu hal bagus yang bisa dimanfaatkan oleh para pelayan pastoral untuk memberikan kesempatan kepada umat yang ingin melakukan konsultasi tetapi kesulitan untuk bertemu langsung. Selain dengan media internet dimungkinkan juga memberikan pelayanan melalui handphone.
Sekarang ini yang banyak beredar adalah sms rohani yang berisi tentang bacaan hari ini ataupun renungan singkat.
Semua hal di atas diharapkan dapat membantu Gereja untuk melakukan pelayanan yang lebih kepada umat sesuai dengan kebutuhan mereka. Media komunikasi ini dapat dimanfaatkan juga sebagai sarana pencarian dana pembangunan, pencarian orang tua asuh bagi anak-anak yang kurang beruntung, dan lain sebagainya.
Mentalitas Pastoral
Penetapan komunikasi sebagai salah satu matra khas Gereja membawa sejumlah implikasi bagi seluruh aspek kehidupan pastoral Gereja, karena apapun bidang pelayanan pastoral yang dijalankan, komunikasi telah menjadi satu dimensi yang diperhitungkan. Komunikasi memiliki suatu arti yang baru dengan jangkauan yang lebih luas dan menyentuh semua aspek pelayanan pastoral. Peralihan arti ini membawa sejumlah konsekuensi logis berhubungan dengan pengetahuan dasar komunikasi, mentalitas pastoral dan hidup yang berakar pada Sang Sabda.
Pengetahuan dasar komunikasi dalam seluruh ruang lingkupnya menjadi satu kebutuhan bagi setiap pelayan pastoral. Perlu pembaharuan konseptual tentang arti komunikasi. Komunikasi tidak boleh lagi terbatas pada "sekedar metode-media/sarana" tetapi harus berubah menjadi satu mentalitas yang mewarnai pola hidup pastoral seseorang.
Mentalitas yang tercermin dalam bentuk keterbukaan terhadap mitra-mitra dialog dan menggunakan cara-cara yang dapat diterima mereka untuk meneruskan pesan-pesan keselamatan. Dan seorang komunikator pastoral hanya akan dapat meneruskan komunikasi diri Allah itu andaikata ia mengalami sendiri hidup "bersama" dengan Yesus sang komunikator sejati.*