Trans Flores, Jalur Berbahaya Namun Begitu Memesona

Jalur Trans Flores cukup tersohor di kalangan wisatawan yang ingin mengeksplorasi Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Jalur ini membentang dari barat s

Trans Flores, Jalur Berbahaya Namun Begitu Memesona - pemandangan-trans-flores_20160427_173048.jpg
KOMPAS.com/Sri Anindiati Nursastri
Pemandangan Km 10 Jalan Raya Ende-Maumere
Trans Flores, Jalur Berbahaya Namun Begitu Memesona - jalur-jalan-bajawa-ruteng_20160427_173117.jpg
KOMPAS.com/Sri Anindiati Nursastri
Jalur Bajawa-Ruteng, Trans Flores, NTT

Kali ini, selain bawa obat anti mabuk, ada baiknya Anda membawa kantung plastik. Untuk berjaga-jaga saja.

"Ini rute paling parah. Banyak tanjakan," tutur Rusdi, salah satu supir tim Navara "Jelajah Tanpa Batas" saat tiba di Labuan Bajo, Rabu (27/4/2016).

Supir lainnya, Adjie menuturkan, rute Labuan Bajo-Ruteng memang paling mencekam dibanding yang lainnya.

"Lebih bahaya jalur sebaliknya, dari Bajo ke Ruteng. Kontur lanskapnya menanjak sehingga belokannya sangat tajam," tambahnya.

Sedikit tips bagi Anda yang ingin melintasi Trans Flores. Isi perut terlebih dahulu dan sempatkan istirahat di kota-kota besar seperti Moni, Ruteng, dan Bajawa.

Isilah bensin begitu menemukan pom bensin. Tak ketinggalan, gunakan pula fasilitas toilet yang tersedia. Selamat menyusuri Flores!

Ikuti kisah perjalanan pelari Willem Sigar di liputan khusus Kompas.com pada laman "Ekspedisi Alam Liar - 50 Gunung 40 Hari". Tim Kompas.com akan mengikuti perjalanan Willem mendaki 50 gunung secara lari maraton dalam 40 hari.

Perjalanan menuju kaki gunung ditempuh dengan jalan darat menggunakan mobil All Nissan Navara. Ekspedisi ini juga didukung oleh Pertamina dan Eiger. (Kompas.com)

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved