Jumat, 17 April 2026

Video

VIDEO: Debit Mata Air Oelon turun

Debit mata air Oelon di Kelurahan Sikumana mulai turun sejak dua minggu lalu. Dikhawatirkan pada musim kemarau menjadi kering.

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Debit mata air Oelon di Kelurahan Sikumana mulai turun sejak dua minggu lalu. Dikhawatirkan pada musim kemarau menjadi kering.

Seperti disaksikan Pos Kupang, di dalam lokasi mata air Oelon ada lima pompa air yang digunakan untuk menyedot air untuk disalurkan ke lahan pertanian yang ditanami berbagai tanaman seperti sayur putih, dan lainnya.

Beberapa petani sayur yang ditemui di lokasi di Oelon, Selasa (21/7/2015) mengungkapkan mata air Oelon banyak digunakan untuk mengairi lahan pertanian yang ada di tempat tersebut.

"Di sini merupakan satu-satunya lokasi yang ada mata air. Mata air ini sudah mulai berkurang sejak dua minggu lalu karena banyak disedot untuk kepentingan pertanian," ujar salah satu petani yang tidak mau disebutkan namanya.

Anis Henuk warga RT 27 Kelurahan Sikumana mengungkapkan mata air Oelon sudah mulai turun karena mulai masuk musim panas dan pada musim kemarau menjadi kering.

Selain untuk kebutuhan pertanian, mata air Oelon juga digunakan untuk mandi dan mencuci pakaian, juga untuk mencuci kendaraan baik itu mobil maupun motor.

Mata air Oelon juga menjadi salah satu tempat untuk rekreasi bagai warga sekitar terutama pada hari Minggu. Apalagi pemandangan dari mata air tersebut cukup bagus karena ada daerah persawahan.

Namun tembok yang dibuat mengelilingi mata air tersebut sudah kotor dengan berbagai tulisan dan pintunya juga sudah tidak lengkap lagi karena bagian bawah sudah terlepas.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved