Gubuk Reot itu Ternyata Bangunan SDN Kuru yang Diterlantarkan
Di sebuah ketinggian, sekitar 100 meter arah Timur Jalan Trans Utara Flores tepatnya di Kuru, Desa Totomala, Kecamatan Wolowae
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Nagekeo, Drs.Lukas Mere yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/5/2014), mengakui, SDN Kuru merupakan salah satu sekolah dasr yang belum tersentuh program pembangunan di daerah itu sejak didirikan lima tahun lalu.
Selain SDN Kuru, jelas Lukas, masih ada SDN lain yang juga belum tersentuh program pemerintah. Sekolah-sekolah tersebut antara lain, SDN Batawa, SDN Balesama. Sekolah- sekolah tersebut merupakan sekolah satap yang didefinitifkan tahun 2012 lalu.
Dikatakan Lukas, secara keseluruhan ada 18 sekolah yang didefinitifkan menjadi selohan dasar negeri pada tahun 2012 lalu. Namun sekolah yang lain sudah diintervensi dengan Alokasi dana desa (ADD) dan juga PNPM.
Lukas mengatakan, SDN Kuru akan diintervensi tahun ini dengan enam ruang kelas baru.
"Perencanaan dan anggaran sudah ada. Kita akan intervensi dengan DAK karena tahun DAK membolehkan bangun ruang kelas baru. Kalau tahun lalu, kita tidak bisa berbuat apa-apa karena Petunjuk teknis DAK hanya boleh untuk rehabilitasi, tidak boleh untuk bangun baru," demikian Lukas.(adiana ahmad)