Pilkada Sumba Barat Daya
Markus-Dara Jadi Bupati dan Wakil Bupati SBD
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menetapkan pasangan
Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Alfred Dama
Dikonfirmasi tentang sikap yang berbeda, Ketua KPU SBD, Yohanes Bili Kii mengakui kekurangan. Ia beralasan rapat pleno tingkat kabupaten merujuk pada data perolehan suara PPK.
Rapat pleno rekapitulasi suara dan penetapan bupati dan wakil bupati terpilih berlangsung tegang. Massa paket MDT-DT memadati halaman luar kantor KPU SBD. Aparat keamanan dari TNI, Brimob dan Polres Sumba Barat siap siaga dengan senjata ditangan.
Rapat yang direncanakan mulai pukul 09.00 Wita molor. Rapat baru dibuka ketua KPU pukul 10.30 Wita. Rapat diwarnai interupsi oleh undangan yang menurut tata tertib tidak memiliki hak suara, tapi ketua KPU membiarkan mereka berbicara.
Selain itu, diwarnai juga aksi walk out saksi paket KONco OLE ATE. Namun dalam perjalanan kembali masuk ruang rapat pleno bersama Daud Lende Umbu Moto, calon wakil bupati dari paket KONco OLE ATE.*