Kondisi Limbah di Ramayana Mall Kupang Mulai Mengganggu, Warga Lapor Pemkot Kupang
Sebagian warga mengaku resah dengan kondisi limbah di kompleks Ramayana Mall dan KFC yang berada jalan WJ Lalamentik Kupang, Provinsi NTT.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Adiana Ahmad
Kondisi Limbah di Ramayana Mall Kupang Mulai Mengganggu, Warga Lapor Pemkot Kupang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM | KUPANG- Sebagian warga mengaku resah dengan kondisi limbah di kompleks Ramayana Mall dan KFC yang berada jalan WJ Lalamentik Kupang, Provinsi NTT.
Pasalnya, limbah tersebut menimbulkan bau tak sedap yang mengganggu penciuman warga.
Warga kemudian membuat laporan kepada pihak Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kupang terkait hal tersebut.
Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan hidup Kota Kupang melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Yuven B Beribe kepada POS-KUPANG.COM pada Selasa (23/7/2019) mengatakan pihaknya mendapat keluhan dan laporan dari warga terkait limbah dari Ramayana Mall dan KFC.
Pihak Dinas, lanjut Yuven, kemudian melakukan sidak di lokasi dan bertemu dengan pihak manajemen.
Dalam sidak yang dilakukan tim Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kupang bersama dengan Camat Oebobo serta Lurah Oebufu pada Selasa siang, pihaknya menemukan kondisi limbah seperti yang dilaporkan warga.
Ia mengatakan, berdasarkan penemuan lapangan dan dialog bersama manajemen, disepakati dua poin penengahan dan penyelesaian terhadap limbah tersebut. Penyelesaian tersebut lanjutnya, terdiri dari penguraian limbah oleh manajemen serta kerjasama penyedotan dan pengangkutan limbah bekerjasama dengan Pemkot.
• Kondisi limbah diPusat Perbelanjaan ini Memprihatinkan, Warga Lapor Pemerintah Kota Kupang
"Nanti dari pihak manajemen berupaya untuk mengurangi limbah terutama yang bau-bau itu, mereka akan cari formula atau zat yang bisa mengurai bau. Kedua akan dilakukan kerjasama dengan pemerintah kota dalam hal ini dinas Kebersihan untuk melaksanakan pengangkutan dan penyedotan limbah secara permanen," jelasnya.
Ia mengatakan, ketika sudah ada laporan dari warga, hal tersebut berarti bahwa mereka sudah merasa terganggu dengan limbah tersebut.
"Hasil pantauan lapangan seperti ini, sudah adalah laporan berarti sudah ada sebagian masyarakat yang merasa terganggu toh?" tanyanya retoris.
Jecko (36), seorang petugas parkir di lokasi tersebut mengakui kalau kondisi selokan di tempat itu memang jarang dibersihkan. Kondisi itu menimbulkan bau tidak sedap.
• Pencemaran Air, Ancaman Spesies dan Pengelolaan Limbah Ancam Labuan Bajo
Pantauan POS-KUPANG.COM, kondisi selokan di depan kompleks Ramayana Mall dan KFC dipenuhinya sampah plastik dan aneka sampah anorganik. Kondisi limbah cair keruh dan menimbulkan bau tak sedap. (*)