VIDEO: Gubernur NTT, Viktor Laiskodat Ke Perbatasan Matim - Ngada untuk Lakukan Hal Ini
VIDEO: Gubernur NTT, Viktor Laiskodat Ke Perbatasan Matim - Ngada untuk Lakukan Hal Ini.
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
VIDEO: Gubernur NTT, Viktor Laiskodat Ke Perbatasan Matim - Ngada untuk Lakukan Hal Ini
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke wilayah tapal batas Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada.
Gubernur Viktor bersama rombongan dari Borong melintasi Reo-Pota hingga dilokasi tapal batas di wilayah Bensur Desa Sambinasi Barat Kecamatan Riung, Jumat (14/6/2019).
Viktor rupanya sangat mengagumi pesona diwilayah perbatasan di Pantai Utara tersebut saat melintas.
Politisi NasDem itu mengaku dalam perjalanan menuju daerah perbatasan dirinya selalu disuguhkan dengan pemandangan yang indah.
• VIDEO: Begini Komitmen TP PKK NTT Dukung Pencegahan Stunting di NTT
• VIDEO: TransNusa Buka Penerbangan Internasional Kupang Indonesia ke Dilli, Negara Timor Leste
• VIDEO: Leo Lelo Interupsi Saat Wagub NTT Bacakan Tanggapan Gubernur Atas Pandangan Umum Fraksi
Namun kendala infrastruktur jalan sehingga menjadi perhatian pemerintah. Potensi diwilayah perbatasan menurut, Gubernur Viktor sangat menjanjikan.
Ia mengaku daerah perbatasan merupakan daerah yang sangat kaya dan butuh sentuhan. Namun masyarkat di dua daerah yaitu Manggarai Timur dan Ngada harus bersatu untuk mendukung program pemerintah.

"Saya jujur dari Reo, Pota hingga ditempat ini luar biasa hebat dan bagus sekali. Luar biasa sekali. Saya dari dalam mobil geleng-geleng kepala, luar biasa daerah ini," ujar Viktor.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada serta masyarakat dua daerah itu mendukung program pemerintah sehingga ada perbaikan dalam bidang infrastruktur jalan dan jembatan.
• VIDEO: Tak Kantongi Dokumen Ijin Kerja, 7 TKI Ilegal Diamankan Tim Buser Polres TTU
• VIDEO: Enam Tersangka Kasus Korupsi NTT Fair Langsung Ditahan Jaksa, Ini Mereka
Ia mengajak untuk melupakan masa lalu dan bersama menatap masa depan. Bersama membangun NTT dan Indonesia.
Persoalan tapal batas sudah selesai. Jadi tidak ada lagi persoalan. Pilar yang sudah dipasang bukan berarti sebagai pemisah antara dua daerah ini tapi menjadi tanda kebersamaan karena hubungan keluarga antara warga masih sangat dekat.

Pantauan POS KUPANG.COM, usai penerimaan Gubernur Viktor bersama Bupati Matim, Andreas Agas dan Wakil Bupati Matim oleh Bupati Ngada Paulus Soliwoa dilanjutkan dengan ritual adat diawali dengan tukar ayam jantan antara dua daerah.
Setelah itu dilanjutkan dengan ritual penyembelihan seekor Babi dan seekor kerbau sebagai simbol rekonsilisiasi antara warga diperbatasan yang mengalami konflik selama ini.
Diharapkan dengan adanya acara ritual tersebut warga didaerah perbatasan dapat menjalin hubungan yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi serta keberagaman.
• VIDEO: Tuntutan Fraksi Demokrat DPRD NTT Terhadap Pemerintah Soal Dana APBD 2019 Sebesar Rp 60 M
• VIDEO: Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung BPS Kabupaten Ende, Begini Kata Djafar Achmad
Setelah acara ritual adat dilanjutkan dengan pemasangan pilar dan penanaman anakan pohon Beringin dititik 5 oleh Gubernur Viktor dan Bupati Matim dan Bupati Ngada.
Acara berlangsung meriah. Ratusan warga dan Forkompinda dari kedua daerah tampak antusias mengikuti acara tersebut. (POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)
Nonton Videonya Di Sini :