Polemik Anak Sekda TTS Jadi Kapus Nule Terus Bergulir

Keputusan Kadinkes TTS mengangkat anak Sekda TTS yang masih berstatus CPNS menjadi plt Kepala Puskesmas (Kapus) Nule berbuntut panjang

Polemik Anak Sekda TTS Jadi Kapus Nule Terus Bergulir
istimewa
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS 

Polemik Anak Sekda TTS Jadi Kapus Nule Terus Bergulir

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM | SOE- Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte untuk mengangkat anak Sekda TTS, dr. Yusri Selan yang notabennya masih berstatus CPNS menjadi pelaksana Kepala Puskesmas (Kapus) Nule berbuntut panjang. Keputusan tersebut menuai kontroversi.

Bahkan keputusan Kadis Irene disebut sarat muatan nepotisme (anak pejabat).

Ketua Pospera Kabupaten TTS, Yerim Fallo menyebut jika keputusan Kadis Irene merupakan kesalahan fatal.

Pasalnya menurut Yerim penunjukan dr. Yusri hanya berdasarkan penilaian sepihak dari Kadis tanpa ada pertimbangan dari unsur di tingkat struktur bawah seperti Kabid.

Ini Kesan Guru Asal Korea Selatan Ngajar di SMKN 1 Kupang

Bahkan Yerim menuding keputusan tersebut menabrak aturan dan tidak sesuai dengan tata kelolah pemerintah. Ia juga menyoroti status dr. Yusri yang masih berstatus CPNS dengan SK 80 persen.

" Kami dari Pospera akan melakukan investigasi khusus terkait persoalan ini. Kita akan buka apa yang ada dibalik keputusan Kadis Kesehatan tersebut. Jika hasil investigasi kami menyatakan keputusan Kadis Kesehatan salah, maka kita minta Bupati TTS untuk copot yang bersangkutan," tegas Yerim.

Terpisah, wakil ketua komisi IV DPRD TTS, Marthen Tualaka yang dikonfirmasi terkait pengangkatan dr. Yusri menjadi Kapus Nule menegaskan, proses menduduki jabatan di unit pemerintahan berbeda dengan manajemen perusahaan swasta atau pribadi.

Penempatan seseorang dalam suatu jabatan harus ada pertimbangan dengan melihat regulasi yang mengatur ASN.

Rektor Unipa Maumere; Mahasiswa Terlibat grup Pornografi Diskors atau Keluar

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved