Imam Masjid di Ngada Ajak Umat Tolak People Power

usai Sholat Asyar mengatakan dengan tegas bahwa umat harus menolak gagasan people power itu.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
zoom-inlihat foto Imam Masjid di Ngada Ajak Umat Tolak People Power
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Imam Masjid Agung Alguraba Bajawa, Suharto (47).

Imam Masjid di Ngada Ajak Umat Tolak People Power

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Jelang Penggumuman hasil Pemilu 2019, sejumlah tokoh Agama Muslim di Bajawa mengajak masyarakat Ngada untuk menolak gagasan people power yang diserukan oleh beberapa tokoh nasional akhir-akhir ini.

Untuk menjaga situasi pasca Pemilu agar tetap aman dan damai diwilayah kabupaten Ngada tokoh Agama Muslim sangat menolak adanya gagasan People Power.

Imam Masjid Suharto (47) kepada wartawan di depan Masjid Agung Alguraba Bajawa, usai Sholat Asyar mengatakan dengan tegas bahwa umat harus menolak gagasan people power itu.

BERITA POPULER: Persib Bandung Outbond, Bacaan Niat Puasa Ramadhan & Lisa BLACKPINK Jadi Trending

Pemilu 2019, PKPI NTT Evaluasi Hasil Pemilu

"Terus terang saya secara pribadi menolak adanya gagasan maupun aksi People Power. Kita ini merupakan negara hukum dan semua perangkat penyelanggara pemilu itu sudah ada dan kita serahkan kepada mereka menyampaikan hasil. Mengapa kita tidak percaya mereka. Sementara selama pemilu kali ini wilayah kabupaten Ngada saya amati bahwa tidak adanya pelanggaran atau kecurangan yang dilakukan penyelenggara. Situasi tetap berjalan aman dan damai," ujar Suharto, Selasa (15/5/2019).

Menurut Suharto adanya gagasan People power inikan merupakan demi kepentingan politik, tentu kita tahu pasti ada pihak tertentu merasa tidak puas dengan hasil yang akan di umumkan pihak penyelenggara.

"Maka untuk itu saya mengajak kepada seluruh umat muslim di wilayah Kabupaten Ngada dan sekitarnya jangan ikut terpengaruh atau terlibat dengan poeple power secara langsung ataupun tidak langsung maupun sumbangan apapun, terlebih khusus ikut berita berita bohong yang disebut Hoax," tegasnya.

Dipicu Sifat Posesif, Cinta Prada Tak Dibalas Kasir Indomaret, Tubuh Vera Disiksa dan Dimutilasi

Pria asal Malaysia ini Terkenal Tajir dan Dekat dengan Luna Maya, Intip Yuk Sosoknya

Ia menegaskan kita disini adalah daerah yang aman dan damai, saling menjaga kerukunan antar umat agama dan kita harus pelihara hubungan ini. Tambahnya, dengan adanya moment Ramadhan ini untuk kita menyatuhkan umat, kita isi dengan ibadat dan introspeksi diri.

Hal yang sama disampaikan Ketua pembina remaja Masjid Nuriadin (39) mengatakan dirinya bersyukur bahwa selama Pemilu berjalan aman, damai dan semua saling menjaga situasi yang ada.

Ia berharap agar masyarakat Ngada tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta terus meningkatkan kebersamaan antara umat beragama.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved