VIDEO: Tembang Manis Anak-Anak Didik SMATER Lewoleba Saat Penerimaan Hasil UN 2019

VIDEO: Tembang manis anak-anak didik SMATER Lewoleba saat acara penerimaan hasil UN 2019.

VIDEO:  Tembang manis anak-anak didik SMATER Lewoleba Saat Penerimaan Hasil UN 2019

KUPANG.COM, LEWOLEBA -- VIDEO: Tembang manis anak-anak didik SMATER Lewoleba saat acara penerimaan hasil UN 2019.

Seperti ini cara siswa-siswi SMA Frater (SMATER) Don Bosco Lewoleba, Kabupaten Lembata, menerima hasil ujian nasional (UN) tahun 2019, Senin (13/5/2019) petang.

Cara unik itu, adalah siswa/siswi tersebut menerima hasil UN dengan mengenakan pakaian yang tak biasanya.

Para siswa mengenakan jas sementara para siswi mengenakan kebaya.

VIDEO: Begini Keoptimisan Kepala SMAN 1 Lewoleba Soal UN 2019, Dengar Pernyataannya Disini

VIDEO: Kain Tenun Khas TTS Baluti Kebahagiaan Kelulusan di SMA Efata Soe, TTS, Provinsi NTT

Mereka senantiasa didampingi orang tua/wali yang juga mengenakan pakaian bebas rapi.

Sementara manajemen sekolah itu menyiapkan suasana penerimaan hasil UN itu seperti sebuah pesta.

Sebelum acara dimulai, adik-adik kelasnya mempersembahkan lagu-lagu terindah.

Kepala SMATER Lewoleba, Fr. Nisensius Metty, mengatakan, hasil UN tahun 2019 ini memberikan hasil yang cukup menggembirakan.

Pasalnya, hasil itu dicapai di tengah guncangan yang luar biasa di sekolah itu.

Saat anak-anak didik itu sedang bersiap-siap menghadapi UN, lanjut Nisensius, hampir 10 guru menyatakan menarik diri dari sekolah dan mengikuti tes penerimaan pegawai negeri sipil (PNS).

VIDEO: STPM Santa Ursula Gelar Kegiatan Abdimas di Tiga Kabupaten di NTT

VIDEO: Dua Kakak Beradik Ini Bunuh Ayah Mereka, Polisi Ungkap Motif Pembunuhan

Konsekuensinya, anak-anak terguncang menghadapi suasana itu hal mana berdampak terhadap hasil UN tahun ini.

Akan tetapi, lanjut Nisensius, para siswa ternyata mampu mengatasi masalah tersebut. Itu terlihat dari hasil yang diraih dalam ujian nasional yang lalu.

"Mereka bisa meraih hasil yang membanggakan walau sesungguhnya itu belum sesuai target yang ditetapkan sekolah," ujar Nisensius.

Dan, sebelum pengumuman dimulai, ada acara unik lainnya, yakni menanggalkan atribut sekolah, berupa pelepasan atribut topi dan dasi siswa sekolah tersebut.

"Pelepasan atribut sekolah ini sebagai tanda bahwa mereka telah tamat dari sekolah. Kalian boleh pergi tapi hati dan cerita masih ada di sekolah ini," ujar Nisensius. (Pos Kupang.Com, Frans Krowin)

Nonton Videonya Di Sini :

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved