VIDEO: Kain Tenun Khas TTS Baluti Kebahagiaan Kelulusan di SMA Efata Soe, TTS, Provinsi NTT
Kain tenun khas TTS baluti kebahagiaan kelulusan di SMA Efata Soe, Kabupaten TTS, Provinsi NTT.
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
VIDEO: Kain Tenun Khas TTS Baluti Kebahagiaan Kelulusan di SMA Efata Soe
POS-KUPANG.COM, SOE - Kain tenun khas TTS baluti kebahagiaan kelulusan di SMA Efata Soe, Kabupaten TTS, Provinsi NTT.
Disaksikan POS-KUPANG.COM, ada hal menarik terjadi saat penyerahan amplop kelulusan di SMA Efata Soe, Senin (13/5/2019) di aula sekolah.
Para siswa-siswi yang dinyatakan lulus datang menggunanakan balutan kain tenun dan didampingi orang tua masing-masing.
• VIDEO: STPM Santa Ursula Gelar Kegiatan Abdimas di Tiga Kabupaten di NTT
• VIDEO: Dengar Kelulusan, Siswa SMAN 2 Waingapu Sumba Timur Diwajibkan Kenakan Pakaian Seperti Ini
• VIDEO: Dua Kakak Beradik Ini Bunuh Ayah Mereka, Polisi Ungkap Motif Pembunuhan
Sudah menjadi tradisi di SMA Efata Soe setiap penyerahan amplop kelulusan para siswa diwajibkan menggunakan busana daerah dan hadir didampingi orang tua masing-masing.
Penggunaan pakaian daerah di hari penyerahan amplop bertujuan untuk melestarikan budaya daerah yang kian hari kian tergerus moderenisasi.
Pemakaian pakaian daerah juga dimaksudkan untuk mencegah aksi coret-coret pakaian seragam sekolah.
Sementara kehadiran orang tua dimaksudkan untuk bisa mengambil bagian bersama anak-anak dan para guru di hari penyerahan amplop kelulusan.
Selain itu, kehadiran orang tua diharapkan bisa mengontrol anaknya pasca penyerahan amplop kelulusan agar tidak melakukan aksi coret-coret dan pawai kendaraan.
"Ini wujud dukungan dunia pendidikan dalam melestarikan budaya daerah dan ajang promosi budaya daerah. Kita juga ingin membuat suatu gerakan baru yang bernilai positif untuk melawan kebiasaan mencoret pakaian seragam saat kelulusan. Makanya kita hadirkan orang tua para siswa yang lulus untuk bisa mendukung kampanye kita ini," ungkap Kepala Sekolah SMA Efata Soe, Rovis Selan.
Terkait tingkat kelulusan sendiri, Rovis menjelaskan, seluruh siswa yang mengikuti UNBK dinyatakan lulus. Sedangkan lima peserta yang terdaftar sebagai peserta UNBK tetapi tidak mengikuti UNBK tanpa keterangan dinyatakan tidak lulus.
• VIDEO: Kasir Indomart, Vera, Dibunuh Dimutilasi dengan Sadis Seperti Ini, Pelakunya Oknum TNI?
• VIDEO: Pria Ini Ancam Penggal Kepala Jokowi, Anak Jokowi Gibran Rakabuming Malah Bilang Seperti Ini
• VIDEO: Carpicorn dan 5 Zodiak Ini Terkenal Paling Sombong, Jangan-Jangan Kamu Termasuk?
Untuk nilai rata-rata sendiri, Rovis mengaku jika nilai rata-rata hasil UNBK masih rendah, yaitu dikisaran 40 hingga 55.
Namun untuk permata pelajar, ada siswi yang mampu meraih nilai 90 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
"Harus diakui memang nilai rata-rata UNBK kita masih rendah dan ini menjadi PR untuk kita benahi. Namun untuk per mata pelajaran ada siswa kita yang mampu meraih nilai 90," jelasnya.
Untuk meraih nilai yang lebih baik di tahun ajaran mendatang lanjut Rovis, pihaknya akan coba mengubah metode belajar di kelas.