Tidak Coret-Coretan di Pinggir Jalan, Ini Cara SMAK Giovanni Dengar Kelulusan

Tidak Coret-Coretan di pinggir jalan, ini cara SMAK Giovanni Kupang dengar kelulusan

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Kepala Sekolah SMA Katolik Giovanni Kupang, RD Yasintus Efi, Pr, SV, didampingi Ketua Komite Sekolah, Marius Ardu Jelamu mengalungkan medali kepada siswa peringkat 1 UNBK, di Aula Gereja St Assumpta Kupang, Senin (13/5/2019). 

Tidak Coret-Coretan di pinggir jalan, ini cara SMAK Giovanni Kupang dengar kelulusan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Di beberapa lokasi, Senin (13/5/2019), ramai dengan para siswa SMA yang melakukan aksi coret-coretan untuk merayakan kelulusan mereka.

Tapi tidak bagi 300 Siswa SMA Katolik Giovanni Kupang. Hari ini mereka mendengar kelulusan dengan penuh hikmat di Aula Gereja St Assumpta. Mengenakan jas hitam untuk siswa laki-laki serta kebaya dikombinasi dengan rok tenun, mereka hadir didampingi orangtua/wali.

Tidak Puas dengan Hasil Pleno PPK Kota, PAN Sumba Barat Daya Ajukan Gugatan ke MK

Saat diumumkan 300 siswa dinyatakan lulus maka aplaus panjang penuh kegembiraan pun menggemakan ruangan tersebut.

Ketua Komite SMAK Giovanni Kupang, Marius Ardu Jelamu, mengatakan hari ini adalah perayaan bersama baik guru, orangtua, pemerintah dan seluruh masyarakat yang sudah mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar di SMAK Giovanni termaksud masukan dan kritikan agar sekolah bisa lebih matang.

Siswa SMAK Syuradikara Ende Kenakan Pakaian Adat Saat Terima Amplop Kelulusan

Setelah anak didik diumumkan kelulusan, lanjutnya, para siswa akan masuk di dunia baru di tingkat pendidikan yang lebih tinggi yang bisa dilanjutkan di Kupang ataupun di luar NTT.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Romo dan para guru karena bekerja keras dan profesional mendidik anak-anak didalam tiga desain kompetensi yaitu kognitif, psikimotorik dan Afeksi yang nantinya akan dikembangkan di Perguruan Tinggi. "Tiga kompetensi ini menjadi yang terpenting," tuturnya.

Ia mengatakan SMK Giovani juga merupakan salah satu sekolah yang patut diperhitungkan secara nasional.

"Tetaplah pertahakan eksistensi sebagai sekolah unggul di NTT. Para guru perlulah beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena saat ini mendidik anak-anak milenial yang sudah berbasis digital," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved