BPN Prabowo-Sandiaga: Partisipasi Publik dalam Mengawasi Pemilu Meningkat

Anggota BPN Prabowo-Sandiaga, Harryadin Mahardika berpendapat masyarakat saat ini telah menunjukan partisipasi aktif awasi pemilu

BPN Prabowo-Sandiaga: Partisipasi Publik dalam Mengawasi Pemilu Meningkat
KOMPAS.com/Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaan di Istana Kesultanan Kadriyah, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/3/2019). 

BPN Prabowo-Sandiaga: Partisipasi Publik dalam Mengawasi Pemilu Meningkat

POS-KUPANG.COM- Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Harryadin Mahardika berpendapat masyarakat saat ini telah menunjukan partisipasi aktif dalam mengawasi pemilu.

Hal ini dia sampaikan ketika ditanya dalam sebuah acara diskusi tentang evaluasi penyelenggaraan pemilu di ujung masa kampanye ini. "Pemilih 2019 ini salah satu pemilih paling menarik untuk jadi bahan studi. Ada peningkatan partisipasi publik terutama dalam hal pengawasan," ujar Harryadin dalam sebuah diskusi di Jalan Wahid Hasyim, Sabtu (13/4/2019).

Menurut dia, ini adalah hal yang positif. Harryadin mengatakan, tugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa jadi lebih ringan karena kualitas pemilih yang mau aktif mengawasi jalannya pemilu.

AHY Sebut Tak Elok Bahas Jatah Menteri Sebelum Pemilu Selesai

Gambaran ini dia dapatkan dari pendukung Prabowo-Sandiaga di lapangan. Mereka bersemangat mengawasi jalannya pemilu dan melaporkan ketika menemukan potensi pelanggaran.

Tidak hanya dari segi pengawasan, Harryadin mengatakan pemilih pada Pemilu 2019 juga mau terlibat aktif dalam sosialisasi peserta pemilu yang didukung.

Contohnya, kata dia, pendukung Prabowo-Sandiaga bersedia mengampanyekan paslon 02 itu secara door to door di lingkungan masing-masing.

Para caleg sendiri memberikan edukasi mengenai cara memilih. Harryadin menilai banyaknya surat suara yang harus dicoblos masyarakat bisa membuat mereka bingung.

Dewi Rahayu Sukmawati Gah Caleg Termuda DPR RI Asal NTT

Belum tentu masyarakat mengetahui perbedaan warna surat suara untuk semua tingkatan pemilu. Dalam hal ini, caleg dan masyarakat yang tahu mengajarkan kepada mereka yang belum.

"Diedukasi bagaimamna memilih yang baik, bagaimana cara mencoblos. Meskipun diarahkan ya untuk memilih caleg tertentu misalnya, tetapi itu kan bagian dari proses membantu penyelenggara pemilu untuk memberi pemahaman bagaimana sebenarnya proses memilih," kata dia.

"Jadi kita punya tantangan teknis bagi pemilih. Tetapi di saat yang sama, partisipasi publik untuk membantu proses pemilu ini semakin meningkat," tambah dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPN Prabowo-Sandiaga: Partisipasi Publik dalam Mengawasi Pemilu Meningkat

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved