Menjelang Pemilu 2019- Ini Alasan Pemilih Pindah Memilih

Ada empat kategori pemilih mengajukan pindah memilih yakni, pemilih sakit, tertimpah bencana alam status sebagai tahanan dan alasan tugas

Menjelang Pemilu 2019- Ini Alasan Pemilih Pindah Memilih
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
JUBIR---Jurubicara KPU Belu, drh. Herlince Emiliana Asa 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Ada empat kategori pemilih mengajukan pindah memilih yakni, pemilih sakit, tertimpah bencana alam
status sebagai tahanan dan alasan tugas.

Hal itu dikatakan Jurubicara KPU Belu, drh. Herlince Emiliana Asa kepada Pos Kupang.Com, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (10/4/2019). Menurut Herlince, pemilih yang mengajukan pindah memilih harus sudah terdaftar dalam DPT. Lalu KPU asal memberikan formulir pindah memilih atau formulir A5 kepada pemilih yang bersangkutan.

Sesuai data KPU Belu, jumlah pemilih pindah masuk sebanyak 342 orang yang terdiri dari laki-laki 235 orang dan perempun 107 orang. Mereka tersebar di 97 TPS, 54 Desa dan 12 kecamatan.

Sedangkan jumlah pemilih pindah keluar sebanyak 1.252 orang, rincian laki-laki 780 pemilih dan perempuan 472 pemilih. Batas akhir pengajuan pindah memilih yakni tanggal 10 April 2019.

Menurut Herlince, pemilih yang pindah memilih bukan masuk dalam kategori pemilih khusus tetapi masuk dalam daftar pemilih tetap tambahan (DPTB) yang namanya akan dicantumkan di TPS.

Jefri Riwu Kore Pantau Pengepakan Logistik Pemilu

Pemilih khusus adalah pemilih yang menggunakan E-KTP dan atau surat keterangan. Jumlah pemilih khusus ini akan diketahui saat proses pencoblosan. Saat itu KPPS akan mengisi formulir khusus bagi pemilih yang menggunakan KTP dan atau suket.

Pemilih yang pindah memilih
memiliki ketentuan yakni, pindah memilih antar kecamatan maka pemilih yang bersangkutan tidak mendapat surat suara DPRD Kabupaten/kota.

Pemilih pindah memilih antar kabupaten yang beda daerah pemilihan (Dapil) untuk DPRD Prvinsi maka pemilih yang bersangkutan tidak mendapatkan surat suara anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.

Begitupun dengan pemilih pindah memilih antar kabupaten yang beda daerah pemilihan DPR RI maka pemilih yang bersangkutan tidak mendapatkan surat suara pemilihan anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Menurut Herlince, jumlah surat suara yang didistribusikan ke TPS sebanyak jumlah DPT plus dua persen surat suara cadangan. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved